5 Museum Sejarah Terkenal yang Ada di Yogyakarta

0
5 Museum Sejarah Terkenal yang Ada di Yogyakarta
Rate this post

museum-jogjakarta
Museum Yogjakarta

Yogyakarta memang selalu dikenal dengan wisatanya, baik itu wisata alam maupun wisata sejarahnya. Banyak sekali cerita sejarah yang ada di Jogjakarta. Kali ini kita akan membahas tentang museum-museum bersejarah yang ada di Yogyakarta. Dan disini kami telah menyediakan 5 museum sejarah yang ada di Yogyakarta.

1. Museum Keraton Yogyakarta

Keraton jogja
Keraton jogja

 

Daerah Istimewa Yogyakarta awalnya merupakan wilayah kesultanan ngayokyakarta hadiningrat, pendirinya adalah Raden Mas Sujana yang setelah dewasa bergelar Pangeran Mangkubumi. Sosok yang mewarisi darah prawijaya lima dari kerajaan majapahit dan panembahan senopati pendiri mataram Islam.

Ternyata Kraton Yogyakarta memiliki peranan penting dalam melestarikan nilai-nilai tradisi dan budaya yang masih di junjung tinggi oleh masyarakatnya. Namun tidak banyak orang yang tau tentang mengenai awal berdirinya kraton Yogyakarta dan perjalannanya sampai saat ini. Baca selengkapnya

2. Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu bangunan
Museum Ullen Sentalu

Dan selanjutnya kita akan membahas tentang museum yang ada di Seleman Yogyakarta, disini terdapat salah satu museum terbaik di indonesia, namanya museum adalah Museum Ullen Sentalu. Selain menikmati keindahan suasanannya, disini Anda juga bisa memperkuat pengetahuan tentang seni dan budaya jawa khususnya dari jaman kerajaan mataram.

Museum Ullen Sentalu terbagi atas beberapa ruangan, yang pertama ruang seni dan gamelan, konon seorang sultan harus mampu menciptakan karya seni. Raja kesultanan Jogjakarta sultan hamengkubuwono  ke-9 telah menciptakan sembilan tarian. Salah satunya merupakan tari menak, tarian yang bercerita tentang pertarungan dua putri berbeda eknis yang memperrebutkan seorang pangeran. Dan terdapat juga ruangan selanjutnya yang merupakan ruang pamer koleksi lukisan para tokoh besar di Dinasti Mataram. Baca selengkapnya

3. Museum Sejarah Benteng Vredeburg

jogja-trip-benteng-vredeburg
Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg adalah salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda di Yogyakarta, benteng ini sangat terkenal di Jogja karena memiliki nilai histori yang cukup panjang dan masih bertahan hingga saat ini. Benteng Vredeburg kini menjadi museum yang didalamnya terdapat beberapa karya seni, patung, bangunan dan berbagai macam senjata peninggalan jaman Belanda.

Sejarah mencatat benteng ini dibangun Belanda atas persetujuan Sri Sultan Hamengkubuono I pada tahun 1765, tanahnya milik pemerintahan Keraton Jogja tapi hak milik penggunaan benteng ini di kuasai oleh pihak Belanda. Baca selengkapnya

4. Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala

museum pusat tni
Museum Pusat TNI AU

Dasar utama didirikannya museum pusat di lingkungan TNI AU adalah dengan dikeluarkanya surat keputusan dari Panglima TNI Angkatan Udara Nomor 491 pada tanggal 06 Agustus 1960 yang berisikan tentang Dokumentasi, Sejarah dan Museum TNI Angkata Udara.

Museum TNI AU ini diresmikan oleh Panglima Angkatan Udara Laksamana Udara Rusmin Nuryadin pada tanggal 04 April 1969 pada saat itu sedang berkeduduka di makowilu V Tanah Abang Bukit, Jakarta.

Mengingat Kota Yogyakarta merupakan tempat lahir dan pusat perjuangan TNI AU pada periode 1945-1949 juga sebagai tempat penggodokan Karbol AAU, sehingga Museum AURI yang ada di Jakarta dipindahkan  ke Museum Ksatrian TNI AAU di pangkalan Adisucipto Yogyakarta pada bulan November tahun 1977. Setelah dipindahkan maka museum tersebut diresmikan sebgai Museum Pusat TNI AU Dirgantara Manda pada tanggal 29 Juli 1978. Baca selengkapnya

5. Monumen Jogja Kembali (MONJALI)

museum-monjali
Museum Monjali

 

 

Monumen Jogja Kembali (MONJALI) merupakan salah satu tempat wisata sejarah yang ada di Yogyakarta. Monjali merupakan lambang kembalinya Pemerintahan Republik Indonesia yang menjadi bukti sejarah ditarik mundurnya pasukan Belanda dari daeroh Jogja pada tanggal 29 Juni 1949. Pada saat itu juga Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta dan pejabat lainnya kembali ke Yogyakarta pada tanggal 06 Juli 1949 dari pengungsian.

Bagunan ini selain berfungsi sebagai museum peninggalan kerajaan Yogyakarta juga terdapat beberapa obyek wisata yang dibuat  atau diciptakan oleh para pengelolah wisata monumen jogja kembali. Obyek wisata ini diciptakan untuk membangun daya tarik wisatawan untuk lebih menikmati fasilitas yang telah disediakan oleh pihak pengelolah museum monumen jogja kembali. Baca selanjutnya

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan