Arsip Penulis: dede

15 Spot Foto di Sindu Kusuma Edupark Jogja yang Hits

15 Spot Foto di Sindu Kusuma Edupark Jogja yang Hits
5.3 (53.33%) 3 votes

sepeda mabur

Bicara mengenai wisata di Jogja memang tak pernah ada habisnya, selalu saja ada lokasi yang bisa kunjungi untuk menghabiskan waktu liburan di Yogyakarta. Ada beragam jenis wisata yang di suguhkan di Kota Gudeg ini, seperti wisata alam wisata sejarah, wisata religi, dan masih banyak lagi.

Kali ini kami akan mengulas salah satu wisata yang cocok dikunjungi keluarga, banyak terdapat wahana, dan sudah cukup terkenal di Jogja. Yaitu taman wisata Sindu Kusuma Edupark (SKE). Terletak di Jalan Jambon, Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

wahana

Sindu Kusuma Edupark di buka pertama kali dan diresmikan tanggal 20 Desember 2014, untuk soal usia tempat wisata ini memang belum terlalu lama atau masih baru, namun saat soft opening atau pembukaan awal, taman wisata ini pengunjungnya membludak hingga mencapai angka 1700 orang/hari.

SKE sendiri mengandalkan kosep wisata edukasi sebagai daya tarik utamanya, sehingga sangat cocok dikunjungi keluarga dan orang berbagai usia. Disini terdapat berbagai macam wahana yang siap mengajak kamu dalam keseruan, salah satu wahana yang paling menarik perhatian disini adalah Biang Lala raksasa yang diberi nama Cakra Manggilingan.

Untuk menikmati berbagai macam wahana disini kamu akan di beri kartu yang telah diisi debit uang minimal Rp.50.000, Rp.15.000 sebagai tiket masuk, dan Rp.35.000 deposit jika ingin menikmati wahana, jadi kamu tak perlu lagi membayar dengan uang cash lagi, dan jangan khawatir kalau kamu tak memakai kartu itu untuk menikmati satupun wahana disini, kamu bisa meng-uangkan kembali kartu tersebut sesuai dengan jumlah yang masih tersisa.

Baca juga: Jogja Bay Waterpark, Wahana Air Terlengkap dan Tercanggih

sindu kusuma

Soal suasana dan panorama disini jangan ditanyakan lagi, kamu bisa melihat pemandangan gagahnya gunung Merapi dan Merbabu secara jelas jika cuaca sedang cerah, apalagi kalau lihatnya di ketinggian sambil naik wahana biang lala, selain itu terdapat berbagai permainan outdoor lainnya yang menarik seperti segway, air bicycle dan mobil listrik.

Setelah puas bermain wahana dan permainan outdoor jangan lupa juga menjajal wahana indoornya. Tengoro Budoyo, Theater 7 Dimensi, Arcade Game (permainan simulator) dan Kampung Seni. Di Kampung Seni ini kamu akan diajak belajar membatik, melukis, bermain gamelan, menari dan lain-lain, Kampung Seni di SKE merupakan salah satu sarana edukasi yang di peruntukan bagi anak-anak.

Jangan khawatir, karena karya yang telah kamu buat disini boleh dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Sindu Kusuma Edupark buka setiap hari, saat hari minggu buka dari jam 10:00 sampai jam 22:00. Pada saat malam hari maka pemandangan pun akan lebih menarik disini karena terdapat berbagai lampu-lampu hias yang akan semakin meramaikan wahana yang ada disini.

Rute atau jalan.

Tugu Jogja – ke arah barat – perempatan pertama pos polisi belok kanan – jl. Magelang – setelah 3 KM belok ke arah kiri – ikuti petunjuk arah – Sindu Kusuma Edupark

 

15 Spot Foto di Sindu Kusuma Edupark Jogja yang Hits

1. Cakra Manggilingan

Photo by kusuma-edupark_com

Icon utama dari SKE adalah Ferris Wheel dengan ketinggian 48 meter. Dengan 28 kabin yang bisa menampung 4 orang dewasa di setiap kabin. Anda bisa menikmati pemandangan Jogja dan sekitarnya dari Ferris Wheel ini.

2. Pit Egrang

Photo by http://ferdinantchrist.blogspot.co.id

Pit Egrang atau Segway adalah sebuah kendaraan personal mobility unik yang di import dari Amerika Serikat. Anda dapat merasakan sensasi yang berbeda saat berkeliling dengan Segway. Sebelum Anda memulai, tim kami akan men training Anda bagaimana cara menggunakan Segway yang benar.

 3. Montor Tumbur

Photo by https://tempatasik.com

Montor Tumbur atau Bumper Car kami memiliki arena seluas kurang lebih 250 meter persegi. Anda dapat merasakan sensasi berkejar-kejaran dengan teman dan saudara Anda. Tersedia 20 mobil yang siap untuk Anda pergunakan.

4. Panggon Lunjak

Photo by https://tempatasik.com

Bebaskan ekspresi Anda! Melompat sambil berjungkir balik di Trampolin kami. Tersedia 4 mat Trampolin yang siap Anda pergunakan. Kru kami akan mendampingi Anda selama Anda berlompat-lompat.

5. Kursi Mabur

Kursi Mabur atau Flying Chair kita akan ‘menerbangkan’ Anda sampai dengan ketinggian 4 meter. Sambil berayun-ayun diatas Anda bisa menikmati pemandangan sekitar SKE.

Tinggi minimum untuk wahana ini adalah 120cm.

6. Sepur Kluthuk

Anda bisa menikmati alam di SKE sambil berkeliling menggunakan kereta kami. 1 putaran kereta akan memakan waktu kurang lebih 10 menit.

7. Sepeda Mabur

Rasakan sensasi bersepeda di udara dengan Flying Bicycle kami. Bersepeda diatas rel dengan ketinggian 3 meter dan panjang rel 100 meter.

Tinggi minimum untuk wahana ini adalah 100cm

8. Komidi Putar

Adik-adik dapat menikmati Komidi Putar kami, tersedia kuda dan kereta kencana untuk dinaiki.

9. Roti Puter

Berputar-putar dengan Cangkir Puter di SKE! Masing-masing cupcakes yang ada dapat berputar sendiri dan apabila perputaran tersebut terlalu kencang, Anda dapat menghentikan dengan menekan tombol yang Ada.

10. Sepur Cilik

Khusus untuk adik-adik dengan tinggi maksimum 120 cm. Kereta ini akan berputar-putar di area Plasa Winongo yang terletak di sebelah Kali Winongo.

11. Dino Park

Wahana Bermain yang cocok untuk anak-anak dan keluarga tersedia juga cafetaria di dalamnya

12. Cinema 8D

Menonton cinema saja sudah biasa, Cinema 8D memberikan sensasi yang lebih bagi penontonnya sehingga dapat merasakan secara real. Didukung dengan teknologi dari Korea, Cinema 8D dijamin akan membuat kesan tersendiri bagi penontonnya.

13. House of Terror

Rasakan sensasi merindingnya menaiki kereta masuk kedalam kegelapan dunia lain.

14. Cleret Gandul

Rasakan adrenalin meluncur dan tergantung pada tali di ketinggian 13m dengan panjang lintasan 80m.

15. Mobil Kuno

Belajar mengendarai mobil dengan tenaga listrik yang berasal dari baterai.

32 Tempat Wisata di Kulon Progo Terbaru yang Wajib Dikunjungi

32 Tempat Wisata di Kulon Progo Terbaru yang Wajib Dikunjungi
9.8 (97.65%) 17 votes

Objek Wisata Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, kami urutkan agar pembaca tidak mengalami kesulitan dalam melistnya. Kulon Progo merupakan Kabupaten di Provinsi Yogyakarta sebelah Barat kota Yogyakarta.

1. Wisata Alam Kalibirukalibiru

Kalibiru merupakan destinasi wisata yang paling populer di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta, terletak di Hargowilis Kokap Kulon Progo, akhir-akhir ini wisata Kalibiru menjadi sangat terkenal dan menjadi buah bibir dikalangan para pemburu destinasi pariwisata di Yogyakarta.

BACA SELANJUTNYA : KALIBIRU

2. Hutan Mangrove Pantai Congot Kulon Progo

Hutan magrove pantai congot ini sebenarnya adalah tempat konservasi dan bukan tempat wisata, namun karna semakin meningkatnya minat masyarakan akan wisata, terlebih di Jogja sendiri memang tak memiliki hutan mangrove alami, maka lama kelamaan hutan mangrove di pantai congot berubah menjadi salah satu destinasi wisata yang mulai di gemari. Masih dikelola oleh warga sekitar, akses dan fasilitas di hutan mangrove terbilang masih kurang memadai.

Baca Selengkapnya: Hutan Mangrove

3. Air Terjun Perawan Sidoharjo

Air terjun perawan sidoharjo terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kami tim Eksotis Jogja mengawali perjalanan menuju lokasi air terjun dari kota Jogja, rute terpendek untuk cepat sampai dari kota ke lokasi adalah lewat jl. Godean, yang berjarak kurang lebih 29 km ditempuh dalam waktu 1 jam menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya: Air Terjun Perawan Sidoharjo

4. Waduk Mini Kleco Kulon Progo

Waduk Mini Kleco Kulon Progo, Yakni wisata buatan yang berada di Dusun Ngesong, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Terletak di salah satu puncak bukit dari Perbukitan Menoreh, menyuguhkan lanskap Kota Kulon Progo yang hijau. Waduk Mini Kleco siap mengajak kamu menikmati keindahan Kulonprogo dari ketinggian.

Baca Selengkapnya: Waduk Mini Kleco Kulon Progo

5. Goa Sriti Kulon Progo

Goa Sriti adalah salah satu wisata yang ada di Kabupaten Kulon Progo, tepatnya berada di Dusun Dukuh, Purwoharjo Kecamatan Samigaluh, jika di perhatikan keindahan Goa Sriti memang tak ada yang istimewa  di banding dengan dengan goa-goa lain yang ada di Yogyakarta, namun yang menjadi fokus dan rujuan utama kami untuk mengunjungi tempat ini karena Goa Sriti adalah salah satu wisata sejarah yang dulunya pernah menjadi tempat persembunyian Pangeran Diponogoro.

Baca Selengkapnya: Goa Sriti Kulon Progo

Taman Budaya Yogyakarta, Pusat Informasi Kesenian di Jogja

Taman Budaya Yogyakarta, Pusat Informasi Kesenian di Jogja
10 (100%) 1 vote

taman budaya yogyakarta

Taman Budaya Yogyakarta (TBY) terletak di Jalan Sri Wedani No 1 Yogyakarta, adalah sebuah gedung yang pertama dibangung dibangun pada 11 marer 1977, difungsikan sebagai mana namanya, sebagai wadah atau tempat pagelaran kegiatan seni, budaya, pameran atau pertunjukan lainnya.

Selain itu, fungsi lain dari bangunan ini juga sebagai pusat pengembangan dan pengolahan dokumentasi serta informasi tentang seni budaya di Provinsi Yogyakarta. Para wisatawan kebanyakan belum tau keberadaan gedung ini, padahal letaknya terdapat di jantung pariwisata kota Jogja, yaitu jalan Malioboro dan Keraton, Tepatnya di belakang kompleks benteng Vredeburg.

Letak gedung Taman Budaya Yogyakarta memang agak tersembunyi, dan gedung ini hanya akan ramai dikunjugi pada saat-saat tertentu jika ada acara yang di adakan di dalamnya, seperti acara seni, pertunjukan budaya atau acara musik, karena gudung ini juga disewakan, namun hanya untuk acara publik yang berkaitan dengan seni pertunjukan.

Sejarah dari dibangunnya Taman Budaya Yogyakarta, pertama kali gedung ini dibangun di daerah Bulak Sumur UGM pada tahun 1977 bernama Purna Budaya, diresmikan secara langsung ole Sri Sultan Hamengkubuono IX wakil presiden Indonesia pada waktu itu.

Baca juga: Wisata Sejarah Benteng Vredeburg Yogyakarta

panggung pentas seni

Dan berdasarkan undang-undang tentang otonomi daerah No:22 tahun 1999 TBY berserta organisasi lain yang berkaitan tentang budaya dan kesenian di Jogja sepenuhnya kepemimpinan dan kuasa organisasi diberikan kepada pemerintah daerah.

Pada tahun 2002 TBY dibangun ulang dan letaknya dipindah yang tadinya berada di Bulak Sumur UGM berpindah ke kawasan kompleks benteng Vredeburg. Daerah ini dinilai cocok dan strategis dengan mobilitas kota Jogja.

Kegiatan seni diadakan rutin disini sekitar bulan Juli sampai Agustus, selalu berkaitan dengan seni dan budaya, seperti pentas seni rupa, teater, diskusi sastra dan masih banyak lagi, semuanya difasilitasi dan anggarannya dari pemerintah daerah. Selain pertunjukan, terdapat juga workshop-workshop seni yang biasanya di gelar oleh mahasiswa-mahasiswa yang ada di Yogyakarta.

Baca juga: Jazz Mben Senen, Alunan Musik Jazz di Bentara Budaya Yogyakarta

konser musik TBY

Gedung Taman Budaya Yogyakarta memiliki dua bangunan utama yakni Societet Militair dan Concert Hall Taman Budaya, gedung Concert Hall difungsikan sebagai tempat workshop untuk diskusi sartra seni, pameran, dan latihan. Gedung Societet Militair difungsikan sebagai tempat pentas berbagai pertunjukan seni, seperti teater, musik, tari dan lain-lain.

Gedung ini memiliki kapasitas yang lumayan besar, bisa menampung lebih dari 500 penonton sekali pertunjukan, di gedung ini juga sering diadakan pentas seni bertaraf Internasional dengan tamu dari berbagai macam negara.

Gedung ini dilengkapi berbagai macam fasilitas pendukung seperti tata cahaya sendiri, sarana publikasi seni budaya, ruang belajar dan latihan, perpustakaan, mushola dan bahkan cafe.

Instagram

 

3 Toko Baju Murah di Yogyakarta

3 Toko Baju Murah di Yogyakarta
10 (100%) 4 votes

Belanja adalah salah satu hal yang paling digemari oleh para wisatawan, belanja dapat berupa makanan, kerajinan tangan, baju dan masih banyak lagi. Kebanyakan para wisatawan akan membeli beberapa barang untuk dibawa pulang sebagai buah tangan atau oleh-oleh.

Bagi para wanita, belanja merupakan kegiatan rutin yang sering dilakukan bersama teman maupun keluarga, disamping karena kebutuhan wanita lebih banyak ketimbang kebutuhan pria, belanja atau shopping  juga menjadi salah satu hiburan atau hobby bagi sebagian wanita, dan baju adalah salah satu barang yang menjadi incaran favorit para wanita.

Dan Jogja sebagai kota mahasiswa yang terkenal harga kebutuhan hidupnya (living cost) yang masih terbilang murah dibanding dengan kola besar lainnya adalah salah satu surga belanja baju murah di Indonesia. Ada beberapa spot atau toko-toko pakaian tertentu di Jogja yang terkenal ramai dikunjungi orang untuk belanja baju murah.

Selain karna harganya yang murah, di toko ini juga barang yang di jual cukup berkualitas tak kalah dengan produk yang dijual dimall.

1. Sakola

sakola

Nama Sakola sudah sangat terkenal di Jogja sebagai pusat baju murah, bahkan hampir setiap harinya selalu ramai. Terlihat dari jumlah kendaraan yang terparkir di samping bahkan sampai di trotoar depan toko. Toko ini kebanyakan menjual pakaian wanita dan beberapa aksesoris lainnya seperti sepatu, tas, dompet dan lain-lain.

Terletak di Jl. Kapten Piere Tendean No.47, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Toko Sakola menjadi tempat belanja paling fenomenal di Jogja sejak beberapa tahun belakangan ini, walaupun toko ini terlihat khusus hanya menjual pakaian wanita, namun setelah masuk kedalam terdapat beberapa barang untuk para pria.

Toko ini buka setiap hari dari pukul 09:00-21:00 WIB. Tips buat kamu yang tak suka berbelanja dalam keramaian atau males antri di kasir, sebaiknya mengunjungi toko ini saat pagi hari, karena setelah siang menjelang sore hingga malam hari Saloka akan ramai dikunjungi para penggila fashion.

2. Jolie

jolie wirobrajan

Toko ini tak jauh terletak dari Sakola, hanya berjarak beberapa meter saja. Walaupun Jolie belum lama berdiri namun sudah menjadi saingan yang cukup kuat bagi para toko-toko baju ataupun distro di daerah Wirobarajan. Tak jauh berbeda dengan Saloka, Jolie juga menjual berbagai pakaian dan perlengkapan wanita yang mengikuti trend-trend terbaru.

Yang sedikit berbeda antara Jolie dan Sakola terletak di bangunannya, Jolie terlihat lebih besar dan lengkap dibanding dengan Saloka, walaupun terlihat lebih bagus dan mewah namun barang-barang yang dijual disini masih terbilang murah, cocok bagi dompet para mahasiswa atau karyawan kantoran.

3. Outlet Biru

outlet biru selokan mataram

Yang selanjutnya adalah Outlet Biru, terletak di Jl.Wahid Hasyim, samping selokan mataram, Babarsari, Sleman Yogyakarta. Barang yang dijual di toko pakaian ini juga terkenal murah dan berkualitas tak kalah dengan produk yang dijual di tempat lain.

Toko ini tak hanya menjual pakaian saja, segala macam kebutuhan kamu tentang fashion terdapat disini, dari mulai sepatu, baju, kaos, kemeja, jeans dan lainnya bisa kamu temukan. Outlet Biru hampir setiap harinya ramai oleh pengunjungm, tak hanya kaum hawa saja, malah kebanyakan yang datang ke toko ini adalah para pria.

Berbeda dengan toko-toko yang sudah kami review diatas yang menjual pakaian wanita lebih dominan dari pada pria, Outlet Biru adalah kebalikannya, barang-barang atau pakaian yang dijual disini kebanyakan adalah keperluan fashion untuk laki-laki, tak heran jika laki-laki dari berbagai kalangan dan umur berdatangan mencari keperluan fashionnya kesini.

 

Wisata Edukasi di Taman Tino Sidin Bantul Yogyakarta

Wisata Edukasi di Taman Tino Sidin Bantul Yogyakarta
10 (100%) 6 votes

tino sidin

Tino Sidin adalah salah satu sosok seniman yang terkenal di Indonesia pada era tahun 80-an lewat acara televisi yang dibawakannya yaitu (Gemar Menggambar) di TVRI. Jika kamu pernah menonton dan yang masih ingat dengan acara tersebut maka dapat dipastikan sekarang kamu sudah tua :D.

Gemar Menggambar adalah sebuah acara televisi jadul yang mangajak semua anak-anak Indonesia untuk belajar menggamar dari rumah, tak hanya itu semua anak dari Indonesia bisa mengirimkan gambar hasil karyanya sendiri kemudian dikirimkan ke acara tersebut.

Lalu gambar tersebut akan dinilai pada akhir acara, dari semua gambar yang berhasil dikirim tak semuanya dapat dinilai langsung oleh pak Tino karena terbatasnya waktu, dan dari seluruh gambar yang selama ini dia nilai tak pernah sekalipun beliau mengatakan jelek atau kurang bagus.

Baca juga: Museum Affandi, Melihat Galeri Sang Maestro Lukis

taman tino sidin

Semua gambar yang dia nilai semuanya dikatakan bagus, sampai beliau terkenal dengan jargonnya yakni (Ya. Bagus.! Teruskan). Semua gambar yang dia nilai di acara Gemar Menggambar akan medapatkan penilaian seperti itu.

Selain itu ada satu hal lagi yang membuat pak Tino Sidin semakin nyentrik dengan gayanya, beliau selalu menggunakan topi baret berwarna hitam dengan kuncup kecil diujung atas, Topi tersebuat menjadi ciri khas tersendiri bagi pak Tino Sidin hingga saat ini.

Beliau wafat pada tahun 1995 di usia 70 tahun. Sebelum meninggal beliau pernah berniat untuk mendirikan sebuah taman gambar atau museum bagi anak-anak Indonesia, keinginannya ini muncul karena ingin seperti Ismail Marzuki yang namanya diabadikan pada Taman Ismail Marzuki.

Ide ini baru terealisasikan pada 4 Oktober 2014. Taman Tino Sidin rampung dibangun dan diresmikan secara langsung oleh Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI (Prof. Mohammad Nuh). Taman ini terletak di Jalan Tino Sidin No. 297, Kadipiro, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Baca juga: Museum dan Sejarah Keraton Yogyakarta

karya tino sidin

Taman Tino Sidin bukanlah suatu tempat yang berbentuk taman terbuka, melainkan seperti sebuah museum kecil atau tetenger yang berisi karya-karya Tino Sidin, dari karya lukis, sketsa, memorabilia, buku dan arsip-arsip pribadi beliau terdapat di taman ini.

Begitu pertama melihat melihat Taman Tino sidin dari depan, sedikit terbesit dalam hati bentuk bangunannya terbilang sangat unik, luas dan nyaman. Ternyata taman Tino Sidin ini selain difungsikan sebagai museum juga digunakan sebagai tempat tinggal dan ruang publik, tak jarang disini sering degelar berbagai acara keluarga dan sarasehan kegiatan seni.

Baca juga: Jalan-jalan ke Museum De Arca & Museum De Mata Yogyakarta

taman tino sidin

Memasuki ke dalam ruangan kamu akan diajak mengenal Tino Sidin lebih dalam, berjejer karya, dokumen serta biografi dari sang guru gambar pak Tino sidin, tak hanya itu, museum ini juga menyimpan perpustakaan yang bisa mejadi sumber informasi bagi anak-anak yang sedang berkunjung.

Taman Tino Sidin dibangun dengan harapan dapat mengembangkan minat menggambar anak-anak masa kini dengan mengenal sosok dari Tino Sidin, selain itu diharapkan agar museum ini bisa menjadi wadah dari kegiatan-kegiatan seni yang dilakukan pelajar serta masyarakat sekitar.

Setelah puas berkeliling melihat galeri Tino Sidin, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas Kadipiro, apalagi kalau bukan soto kadipiro. Soto yang wajib dicoba saat kamu sedang berwisata di Yogyakarta, soto ini sudah sangat melegenda sejak lama. Di sepanjang jalan wates KM 3 dapat kita lihat pedangan soto ini berjejer dikiri dan kanan jalan.

Instagram

 

Museum Affandi, Melihat Galeri Sang Maestro Lukis

Museum Affandi, Melihat Galeri Sang Maestro Lukis
Rate this post

foto affandi

Museum Affandi merupakan galeri yang menampung berbagai hasil karya seni dari sang maestro lukis Indonesia yaitu Affandi. selain berbagai macam lukisan, disini juga terdapat karya-karya seni lainnya dari beberapa seniman teman dari almarhum Affandi.

Museum ini terletak di samping sungai Gajah Wong, Jalan Laksda Adisucipto, jalan yang menghubungkan Yogyakarta dan Solo (Surakarta). Lukisan hasil karya Affandi yang terpajang di sini kurang lebih berjumlah 300 buah, dari lukisan kecil sampai lukisan berukuran besar.

Bicara tentang sosok Affandi, beliau adalah salah seorang seniman yang sangat berpengaruh di jamannya, nama lengkapnya adalah Affandi Koesoema, lahir di Cirebon Jawa Barat pada tahun 1907. Kebanyakan lukisan yang dihasilkan darinya bergaya Ekspresionis (abstrak) dan Romantisme.

galeri affandi

Affandi bahkan sudah sangat dikenal di dunia internasional berkat pameran-pamerannya yang digelar di berbagai negara seperti Inggris, India, Amerika, Australia dan Eropa sekitar tahun 1950-an. Bisa dibilang, beliau adalah pelopor seniman di Indonesia, mengangkat derajat para seniman dan lebih dihargai lagi.

Di usianya yang sudah tua Affandi masih tetap produktif dalam berkarya, beliau menghasilkan ribuan lukisan selama hidupnya. Untuk mengapresiasi hasil karya sang maestro, maka dibangunlah sebuah galery yang diberi nama Museum Affandi ini.

Museum Affandi didirikan pada tahun 1973 diatas tanah dimana ia tinggal di Yogyakarta, seteleh museum ini rampung, kemudian dibuka dan diresmikan langsung oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu yakni Fuad Hassan.

Affandi adalah sosok seniman sederhana dalam kesehariannya, beliau dikenal tak suka membaca buku dan berteori panjang lebar tentang sesuatu. Baginya melukis merupakan sesuatu hal yang dapat menyampaikan pemikirannya, melukis sudah seperti kebutuhannya. Walaupun terkadang sebagian karya lukisnya yang bergaya abstrak sangat sulit untuk diterjemahkan, namun inilah yang menjadi ciri khas dari sang maestro.

Baca juga: Museum dan Sejarah Keraton Yogyakarta

galeri pertama

Di museum ini terdapat tiga buah galeri, pada galeri pertama kamu harus membeli karcis atau tiket masuk terlebih dulu sebesar Rp.20.000 (gratis soft drink/ice cream) untuk wisatawan domestik, dan Rp.50.000 untuk wisatawan manca negara (gratis soft drink dan hadiah berupa souvenir).

Satu hal yang tak boleh terlewat untuk sekedar informasi, buat kamu yang membawa kamera untuk memotret di museum ini akan dikenakan biaya sebesar Rp.20,000/kamera.

Pada galeri pertama kamu akan disambut dengan mobil klasik (Col Gallant) berwarna hijau dan sepeda onthel yang dipajang dalam ruangan ini, serta beberapa lukisan yang dipajang karya Affandi. Nuansa klasik memang sengaja dihadirkan kedalam museum ini untuk menambah kesan artistik.

Seluruh lukisan yang ada di galeri 1 ini semuanya adalah karya Affandi, menceritakan sejarah hidup sang maestro berserta keluarga tercintanya, untuk itu lukisan disini tidak dijual.

Setelah puas melihat isi galeri 1, jangan terburu-buru dulu karena dalam perjalanan dari galeri 1 ke galeri 2 terdapat makam Affandi berserta istrinya Maryati. Kamu bisa melihat kedua makam ini saling berdampingan, bersih dan tertata rapi.

Baca juga: Jalan-jalan ke Museum De Arca Museum De Mata Yogyakarta

karya affandi

Kemudian memasuki galeri 2 kamu akan diajak melihat berbagai macam lukisan dari seniman kondang lainnya di Indonesia seperti Popo Iskandar, Basuki Abdullah, Hendra, Fajar Sidik, Rusli dan lainnya. Harga lukisan yang terdapat di galeri 2 ini cukup fantastis, berkisar antara harga Miliaran rupiah. Bayangkan saja harga satu lukisan sebanding dengan sebuah rumah mewah.

Lanjut ke galeri 3,  disini kamu dapat melihat beberapa lukisan karya Maryati dan Rubiyem istri kedua Affandi, selain itu hal yang sangat menonjol dari galeri terakhir ini adalah terdapat tayangan video yang menceritakan saat Affandi sedang melukis di pantai Parangtritis.

Museum Affandi tak hanya menjadi tempat lukisan dan karya seni saja, disini juga dibangun sekolah melukis bagi anak-anak usia SD sampai SMP dan juga cafe loteng sebagai tempai beristirahat dan bersantai para wisatawan sehabis berkeliling galeri.

Instagram

 

Kasongan Pusat kerajinan Gerabah di Bantul Yogyakarta

Kasongan Pusat kerajinan Gerabah di Bantul Yogyakarta
9.3 (92.81%) 64 votes

gapura sentra gerabah bentul

Kasongan merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. tepatnya  berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan. Tak seperti tempat wisata lain yang menyuguhkan keindahan alam yang menawan, Kasongan lebih identik sebagai objek wisata khusus bagi para pemburu kerajinan tangan dari tanah liat seperti keramik atau gerabah.

Kasongan memang sudah sejak dahulu terkenal akan kerajinan gerabahnya, para penduduk di sini kebanyakan sudah memiliki keterampilan membuat berbagai macam kerajinan dari tanah liat secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Awal mula sejarahnya dulu wilayah Kasongan menjadi pusat para pengerajin gerabah berawal saat masa penjajahan Belanda, ketika ditemukannya soekor kuda yang mati diwilayah ini, karena penduduk tau bahwa kuda tersebut milik Reserse Belanda, maka si pemilik sawah pun melepaskan hak atas tanahnya karena takut kalau dituduh kemudian dituntut karena telah membunuh kuda milik petinggi Belanda saat itu.

Baca juga: Pasar Seni Gabusan Pusat Kerajinan Tangan di Bantul

guci dari tanah liat

Ketakutan juga terjadi kepada penduduk lainhnya yang mempunyai lahan di sekitar tempat kuda mati itu, akhirnya mereka beramai-ramai melepas hak kuasa atas tanah di area tersebut. Kemudian setelah sekian lama tanah tersebut tak memiliki tuan, penduduk desa lain akhirnya meng-klaim tanah itu.

Penduduk yang mengambil alih daerah ini kemudian beralih profesi dari petani kemudian menjadi pembuat kerajinan tanah liat yang digunakan untuk keperluan dapur, dan seiring berjalannya waktu, kerajinan yang dibuat para penduduk Kasongan pun semakin bervareatif dan berkembang.

Baca juga: Kotagede Pusat Kerajinan Perak di Yogyakarta

kerajinan gerabah kasongan bantul

Tak hanya membuat barang-barang kebutuhan dapur saja, produk yang dihasilkan kini kebanyakan adalah barang-barang hiasan berseni seperti patung, guci, keramik, pot bunga dan lain-lain. Saat ini di Kasongan sudah banyak terdapat toko-toko Show Room atau ruang pameran hasil dari buah tangan kreatif penduduk lokal.

Menuju kasongan dari Kota Yogyakarta di butuhkan waktu kira-kira 20 menit saja, jalur terdekat bisa lewat dari perempatan Ring Road Selatan menuju Jalan Bantul (Perempatan Dongkelan) kemudian berkendara sekitar 10 menit kamu akan menemukan papan penunjuk arah ke lokasi wisata Kasongan, tinggal ikuti saja petunjuk tersebut.

Instagram

 

Berburu Buku Murah di Shopping Center Yogyakarta

Berburu Buku Murah di Shopping Center Yogyakarta
9.8 (97.5%) 8 votes

Shopping Center jogja

Kamu yang sedang mencari buku murah berkualitas ataupun buku bekas di Jogja maka wajib berkunjung ke Shopping Center atau Taman Pintar Bookstore. Disini kamu bisa menemukan berbagai macam jenis buku dari beragam penerbit.

Bisa dibilang Sopping Center adalah pusatnya buku murah dan terlengkap di Jogja, ada 124 kios penjual buku disini. mereka umumnya menjual bermacam-macam buku dalam satu kios, seperti buku sejarah, pendidikan, biologi, filsafat, biografi dan masih banyak lagi, semua tercampur namun tersusun dengan rapi.

Shopping Center terletak di samping Taman Pintar, tepatnya di Jl. Brigjend Katamso Yogyakarta, Prawirodirjan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Semua pedagang buku yang ada disini tergabung kedalam Koperasi Pedagang Buku yang disingkat (KOPAKU) koperasi ini sudah terbentuk dari tahun 1988.

Baca juga: Wisata Sejarah Benteng Vredeburg Yogyakarta

obral buku

Karena sudah terkenal lama, maka jangan heran jika Shopping Center terkenal menjadi lokasi berburu buku-buku langka yang sudah tak diterbitkan lagi, jika kamu ingin mencari buku langka dan sudah mencari kemana-mana namun tak kunjung dapat, maka kamu wajib datang kesini.

Pusat pasar buku ini hampir setiap harinya ramai dikunjungi, kebanyakan mereka yang datang kesini adalah para mahasiswa, pelajar atau para orang tua yang ingin mencari buku pelajaran untuk anaknya. Selain buku, disini juga dapat dijumpai berbagai berkas yang sudah tak terpakai seperti Skripsi bekas, Kliping dan dokumen yang sudah terbuang.

Buat kamu yang penggila komik, baik komik dalam maupun luar negeri disini juga tersedia. Harga buku-buku disini dijamin lebih murah dibanding dengan toko-toko buku lainnya karena buku yang ada disini diambil dari penerbitnya langsung.

Baca juga: Pasar Beringharjo, Pasar Tradisional Terlengkap di Yogyakarta

taman pintar bookstore

Shopping Center dibuka setiap hari mulai dari jam 09:00 – 21:00 WIB, jangan khawatir karena masuk ke lokasi ini tak dikenakan biaya, hanya ada biaya parkir kendaraan, untuk motor hanya sebesar Rp.2000.

Keistimewaan pasar buku ini pun sudah terkenal hingga luar daerah, tak jarang para pedagang buku disini sekilas bercerita tentang orang-orang luar daerah yang sengaja datang kesini hanya untuk membeli buku yang dicari.

Para pemburu buku yang datang kesini biasanya sudah mencatat buku-buku yang ingin dicari beserta estimasi harganya terlebih dahulu. Selain harganya yang murah, terkadang buku yang ada disini bisa ditawar juga.

Letak Shopping Center sangat mudah ditemukan karena berada di tengah jantung wisata Yogyakarta, dikelilingi berbagai tempat unik dan menarik seperti Jalan Malioboro, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg. Jika kamu yang sedang berwisata di Jogja dan kebetulan ingin mencari buku maka jangan sampai lupa ke sini.

Instagram

 

Jazz Mben Senen, Alunan Musik Jazz di Bentara Budaya Yogyakarta

Jazz Mben Senen, Alunan Musik Jazz di Bentara Budaya Yogyakarta
10 (100%) 3 votes

jazz mben senen jogja

Jazz Mben Senen atau dapat diartikan (Jazz Tiap Hari Senin) adalah pagelaran musik Jazz yang diadakan setiap hari senin malam di Bentara Budaya Yogyakarta, event ini diadakan secara rutin oleh beberapa kelompok pecinta musik Jazz seperti (Pecinta Musik Jazz Jogja). Untuk menikmati alunan musik Jazz di acara ini kamu tidak akan ditarik biaya sepeserpun alias gratis, kamu hanya dikenakan biaya parkir kendaraan saja.

Pada mulanya, terbentuknya event mingguan Jazz Mben Senen di Bentara Budaya Yogyakarta ini berawal dari acara jazz On the Street di Boulvard di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2007, kemudian karena semakin berkembang maka tak lama kemudian acara Jazz ini dipindah ke Bentara Budaya Yogyakarta atas dukungan beberapa pelopor pecinta musik Jazz di Jogja.

Acara Jazz Mben Senen biasanya dimulai dari pukul 20:00 WIB sampai tengah malam, berbagai pemain Jazz ternama juga pernah tampil disini, seperti Danny Eriawan Wibowo seorang basis profesional, terkenal dengan bass tanpa fred nya, kemudian Harli Yoga Pradana, Anggrian Hida (Drummer) dan Diwa Utomo seorang vokalis.

Baca juga: Berkunjung ke Festival Kesenian Yogyakarta 2016

bentara budaya yogyakarta

Tak hanya sebagai panggung hiburan semata, acara ini diadakan setiap minggunya lebih bertujuan untuk kegiatan silaturahmi, ruang belajar antar musisi, berkeluarga, dan berkawan sesama pecinta dan penikmat musik Jazz.

Musik Jazz memang identik dengan kemegahan dan kemewahan yang kebanyakan penikmatnya adalah orang kelas menengah keatas, padahal sejarahnya, terciptanya musik Jazz sendiri berasal dari musik Blues yang terlahir dari rasa prihatin perbudakan orang Negro kulit hitam.

Untuk itu Jazz Mben Senen hadir memecah paradigma yang sudah menjamur lama tersebut, acara ini diadakan secara terbuka bisa didatangi oleh siapapun tak terbatas gender, status sosial dan umur, semua boleh bergabung kedalam komunitas ini.

Baca juga: Bernostalgia di Pasar Kangen Yogyakarta

jazz yogjakarta

Tercatat ada 13 lebih grup Jazz yang siap menapilkan bakatnya di acara ini, seperti Brazzigur Brass Band Feat. Eko Widyamanto Latin Project, Danny Eriawan, Felicidade, Jasmine Feat. Alcatraz Percussion, Mr. Dynamic, Batiga, Tik-Tok, Kaleb Project, Trio Jonathan (Etawa), Tricotado, Alldint, MFE (Music for Everyone), CISS Band serta Donny Wirandana and the Quartet Harmony.

Jangan khawatir kamu akan kesepian disini, Karena selain dapat menikmati alunan musik Jazz gratis, biasanya MC dan beberapa penampil juga siap menghibur kamu dengan banyolan-banyoan atau becandaan yang bisa bikin perut kamu sakit menahan tawa.

Bagi kamu yang ngaku sebagai pecinta musik Jazz pokoknya jangan sampai kelewatan untuk menikmati pertunjukan mingguan yang satu ini di Yogyakarta.

Instagram

 

Berkunjung ke Festival Kesenian Yogyakarta 2016

Berkunjung ke Festival Kesenian Yogyakarta 2016
Rate this post

pawai fky 2016

Festival Kesenian Yogyakarta atau lebih akrab dengan sebutan (FKY) merupakan festival tahunan yang diadakan di Yogyakarta, diselenggarakan antara bulan Juni sampai September oleh pemerintah Kota Yogyakarta.

Dipilih di bulan Juni sampai September karena berkenaan dengan liburan siswa dan penerimaan mahasiswa baru di Jogja. Tentu hal ini akan menjadi magnet kuat yang akan menarik para wisatawan dari berbagai kalangan, umur dan genre yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya.

FKY pertama kali diadakan pada 7 juli 1986 melibatkan beberapa seniman lokal dan luar daerah, selain para seniman banyak juga para pelajar dan mahasiswa yang ikut andil dalam memeriahkan acara tahunan yang sangat di tunggu di Yogyakarta ini.

Baca juga: Desa Wisata Pulesari, Turi Sleman

pawai di malioboro

Kini FKY di tahun 2016 sudah berusia 28 tahun, dan pagelaran kesenian yang diadakan tahunan ini tentu saja akan mebawakan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. tak hanya membawakan kesenian dari daerah asal atau kebuadayaan Jawa saja.

Kali ini FKY dimeriahkan oleh beberapa kontingen dan talent luar Jogja seperti Belitung Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara,  Mereka berlomba menunjukan peforma terbaiknya dipanggung kesenian Jogja, tak seperti tahun-tahun yang lalu, kali ini FKY dibuka agak terlambat pada tanggal 23 agustus.

Para pasukan pemeriah FKY pun mengadakan pawai melewati Jalan Malioboro, sontak jalanan terlihat sangat ramai dan terlihat penuh, belum lagi para penonton sudah terlihat antusias dan tak sabar sampai memadati pinggiran jalan Malioboro.

Baca juga: Green Kayen, Wisata Baru di Condong Catur Sleman

taman kuliner

Di festival ini kita tak hanya akan melihat kesenian saja, Berbagai bazar, para pedagang, aneka perlombaan dan pusat jajanan atau kuliner akan menemani kamu yang berkunjung kesini, jadi jangan heran jika kamu datang kesini terutama pada saat hari pembukaan dan penutupan akan sangat ramai.

Salah satu event yang paling ditunggu dan selalu ada disetiap pagelaran FKY adalah Art Film Festival, festival film untuk para film maker, filmnya yang dibuat secara independen oleh para mahasiswa dan seniman. semua bebas berekspresi dan leluasa menunjukan idenya tertuang dalam sebuah film.

Selain Art Film Festival, pertunjukan musik dari berbagai genre juga sering dibawakan secara bergantian oleh para peserta. setiap hari selama pagelaran festival seni beberapa band atau grup musik siap menghibur kamu yang berkunjung kesini.

Buat kamu yang belum pernah berkunjung ke FKY dan penasaran seperti apa suasana yang ada di festival tersebut jangan sampai ketinggalan karena festival ini akan berakhir pada tanggal 9 september 2016.

Instagram