Berburu Jajanan Khas di Pasar Kotagede Yogyakarta

10/10 – (1 vote)
pasar kotagede jogja

Bicara tentang Jogja maka selalu lekat dengan kata “kota wisata” atau “kota gudeg”, namun selain itu jika digali lebih jauh tentang budaya, maka Yogyakarta merupakan salah satu Provinsi atau daerah yang memiliki budaya serta adat istiadat yang sangat kental dan masih terjaga hingga kini.

Contoh nyatanya yang bisa kita lihat saat ini adalah masih berdirinya Keraton Yogyakarta, dengan Sri Sultan sebagai pemimpin utama di Provinsi Yogyakarta. Bahkan Keraton Yogyakarta masih terus terjaga eksistensinya walaupun sudah puluhan kali berganti pemimpin.

Bacaan Lainnya

Selain Keraton, contoh lain tempat yang masih terjaga eksistensinya hingga kini semenjak ratusan tahun di Jogja adalah pasar tradisional, yaa, pasar tradisional merupakan salah satu contoh yang tepat untuk mengetahui wajah asli tentang suatu daerah.

Baca juga: 4 Pasar Tradisional di Jogja Yang Wajib Dikunjungi

pedagang jajanan pasar

Karena di pasar tradisional kita bisa melihat langsung pedagang-pedagang lokal, melihat aktivitas pasar secara lebih dekat, terasa berinteraksi secara langsung antara si penjual dan si pembeli. Beda dengan pasar modern yang terlihat menghilangkan interkasi antara pedagang dan pembeli, memilih barang lalu bayar di kasir tak ada tawar menawar.

Salah satu pasar trasdisional tertua di Jogja dan masih bertahan hingga kini adalah pasar Kotagede, terletak di Jalan Mondorakan 172 B Kecamatan Kotagede Kabupaten Kota Yogyakarta, pasar ini sudah ada sejak abad ke 16 lalu. Sejarahnya dahulu pasar ini benama Sargedhe, diambil dari nama (Ki Gede Pemanahan) yang dulu telah membuka lahan di Alas Mentaok sebagai imbalan Sultan Hadiwiyaja alias (Jaka Tingkir) yang telah mengalahkan Arya Panangsang.

Menurut cerita, pasar ini bahkan sudah dibangun sebelum keraton Yogyakarta didirikan, Ki Gede berpendapat dengan dibangunnya pasar sebagai pusat perdagangan maka interaksi sesama manusia akan terjalin dengan sendirinya, dan denyut perekonomian akan berjalan lebih cepat.

Baca juga: Pasar Seni Gabusan Pusat Kerajinan Tangan di Bantul

pasar tradisional di jogja

Jika sudah mengenal sejarah pasar Kotagede tadi mungkin kini persepsi kamu tentang pasar tradisional akan berubah, bagaimana pasar bisa terjaga eksistensinya hingga berabad-abad lamanya, bahkan telah berganti-ganti puluhan pemimpin dan pedagang dari beberapa generasi.

Pasar Kotagede juga terkenal karena sebutan Pasar Legi, pasar ini akan ramai lima hari sekali atau di tanggal legi. banyak para pedagang unggas yang berjualan di pasar ini saat legi, tak jarang sampai memadati area trotoar pinggir pasar.

Ada satu hal yang tak boleh terlewat saat berkunjung ke pasar Kotagede ini, yaitu berburu jajanan pasar. banyak aneka jajanan pasar yang bisa kamu jumpai disini seperti, bakpia, wajik, cenil, gethuk, bubur sumsum, jenang dan panganan khas lainnya.

Baca juga: Pasar Pasty, Pusat Pasar Hewan dan Tanaman di Jogja

pedagang pasar legi kotagede

Para penjual jajanan ini umumnya membuka lapak di depan dan samping pintu masuk, namun tak jarang juga bisa kita lihat ada yang berjualan di dalam. Karena jajanan khas saat ini semakin jarang ditemui penjualnya, maka ini adalah moment yang tepat untuk bernostalgia sedikit, menikmati jajanan yang bisa mengingatkan kita akan masa kecil dulu.

Kamu bisa melihat aktivitas pasar ini dimulai dari pagi hari sehabis subuh, biasanya pasar ini sudah ramai dipadati penjual sayur. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke pasar Kotagede ini tentu saja saat pagi hari, Karena saat di pagi hari kamu bisa berbelanja lebih leluasa.

Atau kamu yang peng-hobby fotografi, pasar Kotagede ini adalah salah satu spot yang tak boleh terlewatkan dimana kamu bisa menemukan salah satu wajah asli Jogja yang sebenarnya, (mass market) bisa menjadi solusi yang tepat jika kamu bosan dengan objek yang itu-itu saja.

Instagram

[instashow source=”#pasarkotagede” direction=”vertical”]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan