5 Makanan Khas Gunung Kidul yang Wajib Dicicipi

5 Makanan Khas Gunung Kidul yang Wajib Dicicipi
10 (100%) 12 votes

Mengunjungi suatu tempat belum lengkap rasanya jika belum menyempatkan mencicipi makanan yang menjadi ciri khas daerah yang dikunjungi. Gunung kidul suatu daerah di yogyakarta yang memiliki panorama Alam pantai yang sangat indah dan berpasir putih. Namun Kulinernya juga sangat enak dan perlu Anda cobain.

Berikut 5 Makanan Khas Gunung Kidul yang Wajib Dicicipi

1. Gatot Gunungkidul 

Gatot Gunungkidul
Gatot ini merupakan makanan ringan gunung kidul  yang terbuat dari gaplek atau sejenis singkong yang dikeringkan sama halnya dengan makanan tiwul. Singkong yang telah dikupas kemudian dibersihkan lalu dijemur bertujuan untuk pengeringan sehingga menjadi gaplek. Namun untuk membuat gatot yang istimewa, gaplek yang digunakan harus yang berkualitas baik.

Cara pembuatan makanan gatot ini sangat sederhana. Gatot yang sudah kering  kemudian direndam selama kurang lebih 12 jam (semalaman). Kemudian dicuci hingga bersih, gaplek yang sudah di cuci lalu dipotong kecil-kecil sesuai ukuran gatot pada umumnya, kemudian dikukus selama sekitar 2 jam. Setelah di kukus, lalu gatot ditempatkan di suatu wadah yang lebar agar cepat dingin. Dalam penyajian gatot agar lebih nikmat ditaburi dengan parutan kelapa ditambah sedikit garam.

2. Walang / Belalang Goreng

Belelang goreng gunung kidulBelalang Goreng merupakan sebuah makanan khas Gunungkidul yang perlu Anda coba, sebagian orang merasa geli untuk mencoba makanan yang satu ini. Belalang Goreng ini diolah menjadi makanan yang memiliki banyak gizi. Bahkan belalang kayu memiliki kandungan protein yang tinggi yang baik untuk pertumbuhan.

Belalang yang telah terkumpul lalau di bersihkan kotorannya. setalah itu dimasak dengan cara di goreng dan di campur dengan bumbu – bumbu yang spesial. Belalang goreng ini bisa tahan sampai satu minggu. Belalang itu sendiri yang susah untuk mendapatkanya, karena mencarinya yang cukup sulit maka harganya bisa 30rb per toples isi 30 belalang. Belalang biasanya banyak di dijual di pinggir jalan di sekitaran jalan menuju wisata pantai di Gunungkidul

3. Nasi Tiwul

tiwulNasi Tiwul Gunung kidul ini Terbuat dari tepung gaplek yaitu singkong yang telah dikeringkan. Nasi Tiwul merupakan makanan khas dari Gunung kidul yang dulunya menjadi makanan pokok masyarakat di Gunungkidul. Makanan yang dahulu sempat di identikan dengan sebuah potret kemiskinan di daerah ini, Namun sekarang mampu menembus batas gengsi seseorang. Nasi Tiwul bukan lagi sekedar makanan pengganti makanan pokok nasi, namun sudah menjadi kuliner yang banyak dicari saat berada di Gunung Kidul.

Keunggulan Nasi Tiwul ini ada pada rasanya yang manis dan gurih di timbulkan dari citarasa singkong. di dalam Nasi Tiwul juga bisa di tambahkan gula merah yang berpadu dengan kelapa parut. Cara mengolah sangat mudah, Singkong pohon dikupas, dijemur sampai kering. Kemudian gaplek yang sudah kering dihaluskan hingga menjadi tepung setelah itu dapat di olah menjadi tiwul.

4. Sego Abang Jirak

_MG_7522d
Sego Abang Jirak adalah makanan khas Gunungkidul yang memiliki gizi yang tinggi dan makanan sehat. Dengan bahan dasar beras merah yang memiliki kadar protein tinggi dibanding dengan beras putih yang dominan dengan kandungan karbohidratnya, Selain itu, beras merah ini dihasilkan dari ladang sawah yang tidak menggunakan pupuk berbahan kimia maupun pembasmi hama pestisida. Oleh karena itu, bagi penggemar masakan organik, sego abang bisa menjadi pilihan utama  dan dapat di sajikan dengan sayur lombok ijo yang istimewa.

5. Sayur Lombok Ijo

ijo
Keistimewaan Sayur Lombok Ijo ini terletak pada cita rasa yang gurih bercampur pedas . Rasa gurih tersebut karena kuah santan yang cukup kental dengan ditambah racikan bumbu berupa tumisan bawang merah,  putih, jahe, kemiri, lengkuas, dan beberapa rempah lainnya. Selain itu, tempe yang digunakan sebagai pelengkap diambil dari tempe  dari kedelai pilihan. Tempe kedelai tersebut dibuat dengan cara tradisional, yakni dibungkus dengan menggunakan daun pisang atau bisa juga menggunakan daun jati pilihan.

Tinggalkan Balasan