Wisata Sejarah Benteng Vredeburg Yogyakarta

542
BERBAGI
Wisata Sejarah Benteng Vredeburg Yogyakarta
8 (80.45%) 44 votes

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg adalah salah satu bangunan peninggalan kolonial Belanda di Yogyakarta, benteng ini sangat terkenal di Jogja karena memiliki nilai histori yang cukup panjang dan masih bertahan hingga saat ini. Benteng Vredeburg kini menjadi museum yang didalamnya terdapat beberapa karya seni, patung, bangunan dan berbagai macam senjata peninggalan jaman Belanda.

Sejarah mencatat benteng ini dibangun Belanda atas persetujuan Sri Sultan Hamengkubuono I pada tahun 1765, tanahnya milik pemerintahan Keraton Jogja tapi hak milik penggunaan benteng ini di kuasai oleh pihak Belanda.

Dan Belanda dengan siasat liciknya pada masa itu dengan mudah mengawasi pergerakan aktifitas Keraton dari benteng ini, dan setelah timbul perpecahan di antara kedua belah pihak, benteng ini menjadi pertahanan Belanda dengan dibangun parit-parit kecil mengelilingin seluruh sisi luar Benteng Vredeburg.

Baca juga: Primadona Wisata Malam Alun-Alun Selatan Yogyakarta

wisata museum jogja

Pada mulanya benteng ini bernama Rustenburg yang dapat diartikan sebagai (Benteng Peristirahatan). Benteng Vredeburg terletak di Jl. Jend. A. Yani No 6, atau ujung selatan dari jl. Malioboro, lokasinya juga sangat dekat dengan Titik Nol (Nol Kilometer Kota Jogja).

Secara histori tercatat bangunan ini dari pertama berdiri sampai sekarang telah mengalami perubahan fungsi yaitu pada tahun 1760 – 1830 berfungsi sebagai benteng pertahanan, di tahun 1830 -1945 berfungsi sebagai markas militer Belanda sampai Jepang, lalu di tahun 1945 – 1977 sebagai markas militer RI.

Di dalam Museum Benteng ini terdapat beberapa bangunan administrasi bercorak khas bangunan Belanda dengan tembok yang tebal berwarna putih dan banyak menara penyangga. Karena Benteng ini dulunya menjadi saksi perjuangan rakyat Yogyakarta demi merebut kemerdekaan Indonesia, kini Benteng Vredeburg terkenal menjadi ikon Museum Khusus Perjuangan Nasional rakyat Jogja, dan menjadi wisata edukasi yang dipadu bumbu sejarah.

Baca juga: Mengenal Lokalisasi Pasar Kembang Yogyakarta

wisata sejarah

Benteng Vredeburg sendiri memiliki bentuk persegi dengan menara pos penjaga di setiap ujungnya, berdiri diatas tanah seluas 2100 meter membuat benteng ini terlihar besar saat memasukinya, suasana di dalam benteng sudah di tata sedemikian rupa untuk menarik perhatian para pengunjung, di halaman dalam benteng juga terdapat patung yang menggabarkan perjuangan rakyar Indonesia melawan Belanda.

Museum ini hanya tutup pada hari Senin dan saat tanggal merah atau hari libur nasional, jadi selain pada hari itu benteng ini selalu buka. Untuk biaya masuk, orang dewasa hanya dikenakan sebesar Rp.2000 dan anak-anak Rp.1000.

Dengan biaya masuk yang sangat murah kita bisa menikmati berbagai fasilitas seperti Perpustakaan, Ruang Pertunjukan, Ruang Seminar, Diskusi, Ruang Belajar Kelompok Hotspot gratis dan Mushola. selain menambah wawasan tentang sejarah kita juga bisa belajar sedit tentang budaya rakyat Yogyakarta disini.

Instagram

 

BERBAGI