Panggung Krapyak Situs Peninggalan Kerajaan Mataram

Rate this post
panggung krapyak

Panggung Krapyak merupakan bangunan yang memilik cerita sejarah yang cukup penting di Yogyakarta, bangunan ini sudah berdiri lebih dari 2,5 abad lamanya. Dulunya Panggung Krapyak merupakan tempat bagi raja-raja Mataram berburu hewan liar seperti rusa menjangan atau kijang.

Tentu saja dulu disekitar bangunan ini masih merupakan area hutan lebat yang dihuni berbagai macam binatang liar, namun saat ini dapat dilihat sendiri disekitaran panggung sudah menjadi pemukiman warga lokal. Bangunan Panggung Krapyak juga tampak sudah sangat tua jika dilihat secara langsung.

Bacaan Lainnya

Terlihat bangunan memiliki tembok yang cukup tebal dan dibangun dari tumpukan bata merah yang telah disemen, berbentuk persegi empat dengan luas kira-kira 17 x 15 meter. walaupun sudah terlihat tua dan kurang perawatan, bangunan ini  masih bisa dibilang sangat kokoh dari segi struktur.

Hanya saja karena gempa beberapa tahun yang lalu mengguncang Yogyakarta, bangunan ini dikhawatirkan akan runtuh, karena itu beberapa waktu yang lalu sebelum bangunan ini di pugar terlihat beberapa tiang-tiang bambu menjadi penyangga didalam panggung, batang-batang bambu dipasang menyilang di beberapa tempat dan skat-skat ruangan.

Gempa tahun 2006 lalu sangat memberi dampak negatif terhadap pembangunan di Yogyakarta, tercatat beberapa mall, bangunan negara berupa kantor dinas dan situs-situs bersejarah Candi Prambanan, Candi Borobudur, Makam Raja Imogiri juga mangalami rusak yang cukup parah.

Panggung Krapyak terletak di Jl. Kh. Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon, Kota Yogyakarta, jika kamu menuju kesini dari alun-alun selatan maka akan melewati Plengkung Gading, berjarak kurang lebih 3 KM dari alun-alun. Bersepeda berkeliling dari Keraton Yogyakarta, alun-alun sampai Panggung Krapyak merupakan salah satu rute yang sangat diminati penggemar sepeda di Yogyakarta.

Baca juga: Museum dan Sejarah Keraton Yogyakarta

situs peninggalan

Ada satu hal membuat Panggung Krapyak ini begitu istimewa, situs ini merupakan bangunan peninggalan kerajaan Mataram yang termasuk kedalam Garis Imajiner di Yogyakarta, Jika kita menarik garis lurus di peta maka laut selatan, Panggung Krapyak, alun-alun, Keraton dan gunung Merapi akan terlihat lurus satu garis.

Bangunan ini terbagi menjadi dua lantai, di lantai yang pertama kita akan melihat terdapat empat ruangan dan beberapa lorong sebagai pintu penghubung ke ruangan-ruangan, kemudian lantai paling atas merupakan lantai yang terbuka yang dulu digunakan sebagai tempat pengintaian binatang buruan.

Panggung Krapyak memang pantas termasuk kedalam bangunan berkategori World Heritage, patut untuk diperbaiki dan dipugar lebih baik lagi agar bisa menjadi salah satu lokasi wisata yang mengingatkan kita akan keaslian yogyakarta.

Instagram

[instashow source=”#panggungkrapyak” direction=”vertical”]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan