Pantai Parangkusumo Jogja, Gerbang Gaib Istana Nyi Roro Kidul

2
Pantai Parangkusumo Jogja, Gerbang Gaib Istana Nyi Roro Kidul
10 (100%) 1 vote

upacara adat pantai

Bantul merupakan salah satu dari lima Kabupaten yang ada di Provonsi Yogyakarta, terletak di sebelah selatan Kota Jogja, berbatasan langsung dengan pantai selatan yang terkenal akan obak ganasnya, serta topografinya yang berupa perbukitan kars.

Bicara soal wisata, maka Bantul sudah sangat terkenal dengan salah satu ikon wisatanya yakni pantai Parangtritis, pantai yang ramai dikunjungi para wisatawan baik hari libur maupun hari biasa. Namun kami ini kita tak membahas pantai Parangtritis, melainkan pantai Parangkusumo.

Baca juga: Ziarah ke Makam Raja-Raja Imogiri Yogyakarta

95_big
Puri Cepuri

Pantai Parangkusumo terletak di sebelah kanan pantai Parangtritis, dan jaraknya pun tak terlalu jauh. Bisa dikatakan keindahan pantai Parangtritis dan pantai Parangkusumo setara atau mirip, dari pasirnya sama berwarna coklat kehitaman, serta pemandangannya yang menakjubkan, saat sore hari kita bisa melihat indahnya golden sunset di sebelah kanan pantai.

Sedikit sejarah mengenai pantai Parangkusumo, konon pantai ini dulunya adalah tempat bersemedi Panembahan Senopati, beliau bersemedi diatas sebuah batu dipinggiran pantai. Suatu ketika terjadi badai yang sangat kencang hingga membuat pohon-pohon di sekitar pantai menjadi roboh, Panembahan senopati tetap melanjutkan semedinya, dan tak lama kemudian sang Ratu Pantai Selatan (Nyi Roro Kidul) pun datang untung menghampiri beliau.

Setelah Nyi Roro Kidul menampakan diri di hadapan Panembahan Senopati, sang Senopati pun segera mengungkapakan permintaan yang ada di dalam hatinya, beliau meminta bantuan agar ia dapat memerintah sebagai raja Mataram kelak, dan sang Ratu pun menyanggupi permintaanya, namun dengan syarat Senopati dan keturunannya kelak harus menjadi suami bagi sang Ratu.

Baca juga: Menikmati Pemandangan Jogja Dari Puncak Becici Bantul

upacara adat

Maka dari itu, Keraton Yogyakarta yang menjadi salah satu pecahan dari kerajaan Mataram sangat sangat berkaitan erat hubungannya dengan pantai ini. pada hari-hari tertentu masyarakat Yogyakarta menggelar upacara khusus di pantai Parangkusumo dan pantai Parangtritis.

Salah satu upacara yang selalu diadakan tiap tahun di tempat ini adalah Labuhan Alit, Sultan Keraton Yogya menguburkan pakaian dan memotong kuku dan rambut dia lokasi Puri Cepuri di pinggiar pantai. Pantai ini memang dianggap sakral dan mistis oleh kebanyakan orang, tak jarang pada malam hari kita dapat menjumpai orang-orang sedang bersemedi di pendopo.

Namun yang sangat disayangkan tempat ini kini berubah menjadi lokasi lokalisasi dadakan, khususnya pada malam minggu banyak para WTS atau PSK ngetem disekitaran lokasi pantai, bahkan kebanyakan dari PSK di pantai Parangkusumo telah berusia lanjut sekitar 30 tahun keatas.

Instagram

[instashow source=”#pantaiparangkusumo” direction=”vertical”]

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan