Arsip Tag: Desa Wisata

Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang, Yogyakarta

Desa Wisata Ledok Sambi Kaliurang, Yogyakarta
6.7 (66.67%) 3 votes

Desa Wisata Ledok Sambi kaliurang

Desa Wisata Ledok Sambi

Desa Wisata Sambi adalah salah satu desa alami asli yang ada di Yogyakarta, desa ini berlokasi di jalan Kaliurang Km. 19,2 padukuhan Sambi desa Pakembinangun Kec. Pakem Kabupaten Sleman. Desa wisata ini memiliki berbagai macam potensi wisata yang dapat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Lokasi wisata ini cukup dekat Gunung Merapi sehingga Anda bisa menikmati panorama alam yang sangat indah untuk dipandang mata. Disini Anda bisa melihat panorama alam seperti persawahan dan pepohonan yang rindang serta rumah-rumah joglo, simon, limasan dengan halaman yang cukup luas bisa Anda manfaatkan sebagai wahana bermain bersama keluarga atau teman. Disini juga udaranya sangat sejuk dan nuansa alam pedesaannya masih alami asli Jogja.

Baca Juga : Menyusuri Objek Wisata Lereng Gunung Merapi

Desa Wisata Ledok Sambi sleman

Desa Wisata Ledok Sambi

Potensi wisata di daerah ini memang sangat besar sehingga banyak wisatawan yang penasaran untuk mengunjunginya, di desa ini banyak sekali jenis wisata yang ditawarkan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengungjung seperti panorama desa yang sejuk, asri dan nyaman menjadikan Anda betah untuk tinggal berlama-lama di desa wisata Sambi. Para pengunjung dapat berjalan mengelilingi desa yang dipandu oleh petudas pengelolah wisata tersebut.

Dari sektor pertanian pengunjung bisa melihat lahan pertanian yang menarik dan luas membentang di desa wisata sambisari. Dan disini wisatawan juga bisa langsung mempraktekkan bagaimana proses bercocok tanam dalam sistem pertanian, mulai dari proses menanam, membajak dan belajar tentang budidaya.

Kemudian ada juga dari sektor peternakan, di desa wisata ini terdapat peternkan sapi perah. Nah.. disini juga wisatawan bisa ikut mempraktekkan bagaimana cara memeras susu sapi secara tradisional dan juga nanti akan di ajarkan sekilas tentang bagaimana cara membudidayakan sapi perah.

Baca Juga : Tlogo Putri Kaliurang Wisata Alam Di Lereng Gunung Merapi

Desa Wisata Ledok Sambi

Desa Wisata Ledok Sambi

Setelah selesai belajar ternak dan bertani disini juga Anda bisa belajar tentang kesenian tradisional seperti, wayang kulit, uyon-uyon, karawitan jawa dan masih banyak lagi jenis kesenian lainnya. Wisatawan akan dipandu berkelompo-kelompok untuk mempermudah peroses belajarnya. Puas dengan suasana belajar mungkin membuat merasa bosan, tapi tidak usah khawatir karena disini terdapat wahana permainan outbond. Wahana outbond ini dilengkapi dengan fasilitas flying fox, meniti tali dan lain-lain.

Untuk mengakses lokasi tersebut cukup mudah jika Anda menggunakan kengraan sendiri Anda bisa start mulai dari UGM dan Anda bisa megarah ke uatara melalui Jl. Kaliurang hingga sampai kilometer 19,2. Dan apabila Anda ingin menggunakan angkutan umum Anda bisa melewati jalur transportasi Sambi dari bundaran UGM naik jalur Jogja-Kaliurang. Untuk lokasi wisata Anda bisa klik link lokasi dibawah ini :

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

Menelusuri Keunikan Kampoeng Cyber Yogyakarta

Menelusuri Keunikan Kampoeng Cyber Yogyakarta
10 (100%) 4 votes

Kampung Cyber Tidak perlu jauh – jauh dari malioboro, saat Anda berlibur ke Yogyakarta sangat tepat jika Anda bersedia menyisihkan waktu berkunjung ke kampung unik di sekitaran taman sari yang bernama Kampoeng Cyber Yogyakarta. Kampoeng Cyber Yogyakarta menawarkan wisata berbasis Internet.

Kampoeng Cyber atau Cyber Village RT 36 Taman merupakan pusat akses internet yang dilengkapi dengan sebuah komputer PC yang diletakan di sebuah pos keamanan umum pada kampung tersebut yang disebut Pos Siskamling, di mana setiap orang yang berkunjung bebas untuk mengoperasikan internet.

Mencerdaskan kehidupan masyarakat agar melek akan teknologi informasi bisa dilakukan oleh siapa saja, tak harus menunggu uluran tangan pemerintah, yang akhir – akhir ini digembar-gemborkan dengan program Internet masuk Desa namun tak kesampaian juga. Salah satunya aksi yang dilakukan oleh warga RT 36 Kampung Taman Kelurahan Patehan, Kota Yogyakarta ini patut dicontoh dan perlu di aspirasi.

Dengan semangat kebersamaan yang dilakukan oleh warga kampung RT 36 Taman, Yogyakarta ini, membangun sebuah tempat akses internet gratis yang cukup sederhana namun memberikan manfaa untuk lingkungan tempat mereka tinggal. Hasilnya terbentuklah sebuah kampung unik yang dapat menarik wisatawan datang ke taman internet, yang pada akhirnya diberi nama “Cyber Village RT 36 Taman”

Baca juga: Berburu Buku Murah di Shopping Center Yogyakarta

Kampung Cyber jogjaMengetahui bahwa sumber daya manusia yang ada terbatas saat itu, warga dipaksa untuk saling belajar bersama-sama untuk memanfaatkan teknologi ini seefisien dan seefektif mungkin membangun dan mencerdaskan masyarakat dengan teknologi internet, dengan membuat para penghuni kampung untuk saling berinteraksi satu sama lain untuk terciptanya pembangunan Program Desa Cyber ini.

Program Desa Cyber ini membuat interaksi antara penduduk melalui media internet meningkat. Ekonomi warga juga naik, terutama dalam penjualan kerajinan tangan secara online. Kebutuhan informasi dan pengetahuan teknologi juga diserap cukup baik, sehingga kehidupan sosial  masyarakat sekitarnya tumbuh lebih subur.

Berkat kegigihan warga kampung cyber ini, sekarang Kampoeng Cyber Yogyakarta sudah mendunia dan memiliki daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke kampung ini, selain karena terkenal dengan kampung internetnya, di sini merupakan tempat yang cukup unik karena terdapat karya seni di setiap sudut kampung ini.

Baca juga: Kotagede Pusat Kerajinan Perak di Yogyakarta

Lokasi Kampung Cyber

Taman KT I/434, RT 36 – RW 09, Kel. Patehan, Kec. Kraton, Daerah Istimewa Yogyakarta, Untuk mempermudah menemukan lokasi bisa klik [ Maps Kampung Cyber ]

Instagram

Kasongan Pusat kerajinan Gerabah di Bantul Yogyakarta

Kasongan Pusat kerajinan Gerabah di Bantul Yogyakarta
9.3 (92.81%) 64 votes

gapura sentra gerabah bentul

Kasongan merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. tepatnya  berada di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan. Tak seperti tempat wisata lain yang menyuguhkan keindahan alam yang menawan, Kasongan lebih identik sebagai objek wisata khusus bagi para pemburu kerajinan tangan dari tanah liat seperti keramik atau gerabah.

Kasongan memang sudah sejak dahulu terkenal akan kerajinan gerabahnya, para penduduk di sini kebanyakan sudah memiliki keterampilan membuat berbagai macam kerajinan dari tanah liat secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Awal mula sejarahnya dulu wilayah Kasongan menjadi pusat para pengerajin gerabah berawal saat masa penjajahan Belanda, ketika ditemukannya soekor kuda yang mati diwilayah ini, karena penduduk tau bahwa kuda tersebut milik Reserse Belanda, maka si pemilik sawah pun melepaskan hak atas tanahnya karena takut kalau dituduh kemudian dituntut karena telah membunuh kuda milik petinggi Belanda saat itu.

Baca juga: Pasar Seni Gabusan Pusat Kerajinan Tangan di Bantul

guci dari tanah liat

Ketakutan juga terjadi kepada penduduk lainhnya yang mempunyai lahan di sekitar tempat kuda mati itu, akhirnya mereka beramai-ramai melepas hak kuasa atas tanah di area tersebut. Kemudian setelah sekian lama tanah tersebut tak memiliki tuan, penduduk desa lain akhirnya meng-klaim tanah itu.

Penduduk yang mengambil alih daerah ini kemudian beralih profesi dari petani kemudian menjadi pembuat kerajinan tanah liat yang digunakan untuk keperluan dapur, dan seiring berjalannya waktu, kerajinan yang dibuat para penduduk Kasongan pun semakin bervareatif dan berkembang.

Baca juga: Kotagede Pusat Kerajinan Perak di Yogyakarta

kerajinan gerabah kasongan bantul

Tak hanya membuat barang-barang kebutuhan dapur saja, produk yang dihasilkan kini kebanyakan adalah barang-barang hiasan berseni seperti patung, guci, keramik, pot bunga dan lain-lain. Saat ini di Kasongan sudah banyak terdapat toko-toko Show Room atau ruang pameran hasil dari buah tangan kreatif penduduk lokal.

Menuju kasongan dari Kota Yogyakarta di butuhkan waktu kira-kira 20 menit saja, jalur terdekat bisa lewat dari perempatan Ring Road Selatan menuju Jalan Bantul (Perempatan Dongkelan) kemudian berkendara sekitar 10 menit kamu akan menemukan papan penunjuk arah ke lokasi wisata Kasongan, tinggal ikuti saja petunjuk tersebut.

Instagram

 

Desa Wisata Pulesari, Turi Sleman

Desa Wisata Pulesari, Turi Sleman
10 (100%) 1 vote

wisata out bound

Desa wisata merupakan kawasan pedesaan khusus yang dibangun menjadi sarana wisata para wisatawan, biasanya berkonsep Go Green, atau Back to Nature, suasana alam yang asri dengan tradisi dan budaya yang masih terjaga dengan baik.

Sesuai dengan tema yang akan kita bahas, kali ini kami tim Eksotis Jogja akan me-review salah satu desa wisata yang ada di Sleman, Jogja, lebih tepatnya yaitu desa wisata Pulesari. Desa wisata ini terletak di Dusun Pulesari, Desa Wonokerto, RT. 01/22, Kelurahan Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Seperti desa wisata lain pada umumnya yang ada di Jogja, di desa wisata Pulesari juga menyajikan budaya sebagai magnet utama untuk menarik perhatian para pengunjung, yang membedakan sedikit desa wisata Pulesari dengan yang lain adalah, disini kita bisa sekaligus berwisata sambil memanen salak langsung dari kebunnya.

Baca juga: Keindahan Desa Wisata Nglingo Kulon Progo

panen salak

Panen salak juga termasuk kedalam salah satu paket wisata yang disajikan desa wisata Pulesari, dan jika kamu hanya berniat untuk panen salaknya saja jangan khawatir, karna penduduk di desa ini juga memperbolehkan para wisatawan untuk memanen langsung dari pohonnya.

Yang perlu diperhatikan saat panen salak adalah berhati-hati, kerena pohon salak termasuk jenis pohon palem yang memiliki banyak duri di bagian pelepah atau batang daunnya, sebaiknya panen salak memakai sarung tangan terlebih dahulu bagi yang belum berpengalaman, karna buah salaknya pun terkadang di selimuti duri-duri kecil yang tak kasat oleh mata.

Paket-paket wisata yang ditawarkan di desa wisata Pulesari kebanyakan bersifat kegiatan luar ruangan atau out bound, dari jelajah sungai, goa, bermain di sawah, panen salak dan masih banyak lagi. Secara geografis desa wisata Pulesari berada di kaki gunung Merapi dengan ketinggian 400-900 mdpl, maka jangan heran jika udara disini terasa sejuk.

Baca juga: Desa Wisata Pentingsari Kabupaten Sleman Yogyakarta

tari salak

Desa wisata Pulesari pertama kali dibentuk pada tahun 2012 lalu berkat komitmen bersama oleh masyarakat yang sadar akan potensi wisata, demi mewujudkan desa yang aman, nyaman, tentram dan dinamis. Potensi yang dimiliki Pulesari tak hanya tentang keindahan alamnya saja, karena ternyata di desa ini juga memiliki banyak sumber mata air yang mengalir ke sungai-sungai sekitar.

Dengan adanya mata air alami masyarakat sangat diuntungkan dalam hal pertanian, tak perlu lagi mambangun bendungan atau membuat parit-parit irigasi dari sungai. warga hanya tinggal mengalirkan air dengan pipa paralon atau membuat parit kecil untuk jalan air saja.

Kabar baru-baru ini, desa wisata Pulesari termasuk kedalam salah satu dari 20 destinasi wisata yang akan diikutkan kedalam program Internasional Sustainable Tourism Development (STD), hal ini dilakukan oleh mentri pariwisata Indonesia demi memajukan sektor pariwisata lokal yang dinilai memiliki potensi.

Instagram

 

Keindahan Desa Wisata Nglinggo Kulon Progo

Keindahan Desa Wisata Nglinggo Kulon Progo
10 (100%) 3 votes

wisata alam

Liburan atau mengunjungi tempat-tempat wisata merupakan salah satu kesenangan bagi kebanyakan orang, dengan liburan kita bisa me-rileks kan kembali pikiran yang tegang dan lelah setelah berkerja. Namun yang menjadi kendala pertama seseorang ingin pergi berlibur adalah memilih tempat wisata mana yang hendak dikunjungi.

Dan Jogja merupakan satu diantara kota-kota wisata di Indonesia yang sering kali menjadi pilihan para pelancong untuk pergi liburan, kebanyakan para wisatawan yang datang ke Jogja ingin menghilangkan kepenatan dengan berkunjung ke desa-desa wisata yang tenang dan asri.

Bicara tentang desa wisata, kali ini juga kami akan me-review salah satu desa wisata yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, yaitu desa wisata Nglingo. Seperti halnya desa wisata Pentingsari yang terletak di ketinggian kaki gunung Merapi, desa wisata Nglingo juga berada di atas ketinggian, dengan elevasi sekitar  1000 mdpl.

Baca juga: Menjajal Wisata Alam Kalibiru Kulon Progo

kebun teh samigaluh kulonprogo

Bedanya desa wisata ini bukan terletak di kaki gunung, melainkan di atas perbukitan Menoreh yang membentang luas dan menjadi perbatasan antara Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan ketinggian 1000 mdpl maka sudah dipastikan suhu udara yang ada di lokasi desa wisata ini cukup dingin.

hal ini juga ditandai dengan banyaknya hamparan perkebunan teh yang membentang. Sebenarnya Nglingo adalah sebuah dusun yang terletak di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, namun karena memiliki potensi wisata dan panorama yang luar biasa indahnya, maka dusun ini dibentuk menjadi desa wisata.

Selain perkebunan teh, di desa wisata Nglingo juga terdapat wisata hutan pinus dan air terjun yang menjadi primadona disini. Air terjun tersebut bernama Curug Watu Jonggol, karena letaknya yang tersembunyi dibalik lebatnya pepohonan dan diatas ketinggian, maka para wisatawan harus jalan kaki dengan melewati track yang cukup menantang.

Tak hanya menawarkan keindahan alamnya saja, desa wisata Nglingo juga menyuguhkan budaya khas sebagai sarana penarik perhatian para pengunjung, kadang disini diadakan Jathilan atau kuda lumping, wayang kulit dan masih banyak lagi.

Baca juga: Keindahan Wisata Puncak Suroloyo Kulon Progo

curug watu jonggol

Melalui paket wisata kamu bisa secara khusus menampilkan salah satu kesenian yang ingin kamu lihat, sekaligus bisa belajar langsung kesenian tersebut. Selain itu buat kamu yang suka dengan alam terbuka terdapat juga camp ground sebagai wilayah khusus para wisatawan yang hendak mendirikan tenda untuk bermalam di desa wisata Nglingo.

Desa wisata Nglingo letaknya tak jauh dari Puncak Suroloyo, yaitu puncak tertinggi di perbukitan Menoreh. Kamu hanya harus berkendara sekitar 10 menit untuk sampai ke lokasi ini.

Tips buat kamu yang hendak menuju lokasi desa wisata Nglingo ataupun Puncak Suroloyo karena jalan menuju ke lokasi akan melewati jalan yang menanjak, berliku dengan lebar jalan yang cukup sempit dilalui mobil diharapkan kamu menggunakan kendaraan sepeda motor atau memakai jasa rental mobil yang sudah mengenal betul jalan ke lokasi ini.

Instagram

 

Desa Wisata Pentingsari Kabupaten Sleman Yogyakarta

Desa Wisata Pentingsari Kabupaten Sleman Yogyakarta
9.1 (91.43%) 7 votes

img_9150

desa wisata

Desa wisata Pentingsari adalah salah satu desa wisata yang ada di Yogyakarta, terletak di Kabupaten Sleman tepatnya di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Secara geografis, desa wisata Pentingsari berada di bawah kaki gunung Merapi, membuat desa ini selalu di selimuti hawa sejuk baik siang atau pun malam.

Pentingsari adalah sebuah Dusun yang ditetapkan sebagai desa wisata sejak tahun 2008, tiap tahun kunjungan ke desa wisata ini selalu meningkat, khususnya wisatawan manca negara. Seperti desa wisata Tembi di Kabupaten Bantul, desa wisata Pentingsari juga mengedepankan keaslian budaya, alam dan sosial sebagai daya terik utamanya.

Jika diperhatikan di Peta, bentuk geografi dari desa wisata Pentingsari terlihat unik, berbentuk seperti semenanjung, di sebelah selatannya terdapat lembah Ponteng dan Gondoran, di sebalah barat terdapat lembah yang curam yaitu kali Kuning. di timur juga terdapat lembah Kali Pawon, dan di sebelah  utaranya merupakan pemukiman warga lokal dan hamparan luas dari pemandangan gunung Merapi.

Desa wisata Pentingsari punya potensi besar sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, selain memiliki pemandangan yang indah di latari landskap megahnya gunung Merapi, desa wisata ini memiliki 3 aspek unggulan yang membuatnya selalu ramai dikunjungi.

baca juga: Desa Wisata Ketingan Yogyakarta, Habitat Burung Kuntul Putih

outbound

Yang pertama adalah keunikan alamnya yang terjaga, disini kamu dapat melihat hamparan sawah yang luas membentang. Yang kedua sistem kerja dan perberdayaan masyarakat sekitar, dapat kamu lihat hapir semua tenaga kerja dan pengelola desa wisata Pentingsari adalah warga lokal. Yang ketiga adalah budaya, warga lereng lerapi pada umumnya masih memegang teguh budaya Jawa, bisa dilihat dengan bentuk rumah khasnya yaitu Joglo, bahkan Homestay yang ada di sini kebanyakan berbentuk rumah khas Jogja tersebut.

Berkunjung ke desa wisata Pentingsari kamu bisa menikmati paket wisata dan fasilitas lengkap dengan harga yang masih terjangkau, biasanya orang yang memesan paket wisata disini adalah para rombongan pekerja kantoran, wisatawawan asing, atau wisatawanlokal yang sedang mengadakan acara tertentu di Jogja seperti Kopdar.

Baca juga: Belajar Budaya di Desa Wisata Tembi Bantul

pemerahan susu kambing

Untuk menginap di Homestay permalamnya dikenakan biaya sebesar Rp.70.000/orang sudah termasuk makan 3x plus snack, untuk biaya  Tour Guide sebesar Rp.70.000, terdapat juga fasilitas permainan di alam bebas atau Outbound yang bisa disewakan perharinya Rp.15.000/orang.

Menuju desa wisata Pentingsari bisa di tempuh dalam waktu kurang lebih satu jam perjalanan dari kota Jogja. Dari Jogja ke utara melintasi di Jalan Kaliurang. kemudian setelah sampai perempatan Pakem, belok ke kanan (timur) menuju rumah makan Morolejar. jalan menajak dan terus naik lagi sekitar 2 km di sebelah kiri jalan sudah ada plang petunjuknya desa wisata Pentingsari.

Instagram

 

Menikmati Nuansa Rumah Paris di Bantul Yogyakarta

Menikmati Nuansa Rumah Paris di Bantul Yogyakarta
10 (100%) 8 votes

Rumah Paris Jogja

Rumah Paris Bantul

Ingin merasakan tinggal di rumah bergaya Eropa ? Anda tidak perluh jauh-jauh pergi ke Itali ataupu ke Prancis. Karena di bantul Yogyakarta ada guest house yang unik dan kaya akan nuansa Eropa. Rumah Paris bed and breakfast  suguhkan penginapan dan hingga spot foto session dengan nuansa p-index.

Kelasik dan kaya akan nuansa Eropa, ini adalah Rumah Paris bed and breakfast, memasukki rumah begaya western ini pengunjung diajak merasakan tinggal di rumah kelasik khas Eropa. Desain Pin Teks dengan warna warni pastel yang cerah membuat para tamu merasa betah tinggal disini karena sudah menganggap seperti di rumah sendiri.

Rumah Paris ini pertama kali didirikan oleh owner Alfita Ratna Hapsari yang di niatkan sebagai rumah tinggal, akan tetapi karena ada sesuatu hal yang janggal dalam perjalanannya tidak jadi, sehingga rumah ini ditinggali. Kemudian mbak Pipit berinisiaptif untuk menjadikan rumah ini lebih bermanfaat dan berguna dari pada kosong sehingga muncul ide untuk menjadikan rumah ini sebagai salah satunya bed and breakfast yang dapat dinikmati oleh orang lain.

Rumah Paris Bantul Yogyakarta

Rumah Paris Bantul

Guest house mungil ini delengkapi tiga kamar tidur unik dan bernuansa berbeda-beda yang berkonsep kolonial. Untuk arsitektur di interior kamar tersebut kelihatan sangat tematik sekali dan disesuaikan dengan nama tempat rumah ini sendiri yaitu Rumah Paris, dan banyak sekali perlengkapan pernak-pernik yang ada di dalam ruangan tersebut yang bertemakan Paris.

Sesuai dengan namanya ya Rumah Paris berarti ada paris2nya ada eropa2n, Karena dari awal masuk aja sudah kelihatan dari arsitekturnya, dari barang-barangnya pokoknya terasabanget seperti di Eropa.

Rumah Paris Bantul

Rumah Paris Bantul

Karena kentalnya Nuansa Eropa menjadikan guest house ini sebagai lokasi untuk berfoto seperti prewedding hingga fan. Rumah Paris bed and breakfast teletak di jalan parang tritis, Bantu Yogyakarta. Untuk biaya penginapan di Rumah Paris ini sangat terjangkau, cukup dengan membayar biaya Rp 350.000 hingga Rp 450.000 Anda sudah bisa menikmati rumah yang bernuansa Eropa ini dalam semalam.

Lokasinya tidak begitu jauh dari Kota Jogjakarta, hanya memerlukan waktu sekitar kurang lebih 20 menit saja. Untuk mengakses lokasinya juga tidak begitu sulit, jika bingung dengan lokasinya Anda bisa menggunakan google maps sebagai panduan untuk mempermuda. Atau Anda juga bisa klik link lokasi google maps yang sudah kami sediakan untuk Anda.

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

Belajar Budaya di Desa Wisata Tembi Bantul

Belajar Budaya di Desa Wisata Tembi Bantul
10 (100%) 1 vote

tembi rumah budaya

Bedasarkan banyaknya survey, review dan share dari situs traveling TripAdvisor, Provinsi Yogyakarta menduduki posisi ke-tiga dari 10 besar destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan di tahun 2016. hal ini membuktikan bahwa sektor pariwisata di Jogja semakin tahun semakin berkembang.

Yang menjadikan Jogja selalu menarik untuk dikunjungi wisatawan salah satunya adalah budaya nya yang kental, orang-orang khususnya wisatawan mancanegara kebanyakan memilih destinasi wistata budaya ketimbang wisata alam. Maka dari itu Yogyakarta adalah pilihan yang sangat tepat untuk dikunjungi jika kamu ingin menikmati wisata budaya.

Selain budaya, hal lain yang membuat Jogja begitu menarik adalah sejarah, panorama, dan wisata yang masih asri. Seperti yang akan kami ulas kali ini, Wisata yang mengajak pengunjungnya ke nuansa alam pedesaan, yaitu Desa Wisata Tembi.

Baca juga: Keindahan Wisata Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta

desa wisata

Desa wisata ini terletak di Kelurahan Timbulharjo Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tembi sebenarnya adalah sebuah dusun, namun karena sudah terlanjur terkenal akan sebutannya “Desa Wisata Tembi” maka Tembi pun terkenal menjadi salah satu desa wisata di Jogja.

Yang membuat Tembi semakin dikenal secara luas saat ini karena Homestay-nya mendapatkan Award, sebagai Homestay Desa Wisata terbaik se-ASEAN tahun 2016. Homestay di Tembi memang sangat menarik, sengaja dirancang unik, perpaduan antara budaya khas Jogja dan Klasik. hal ini terlihat dari bangunannya yang mencirikan rumah khas Jogja yaitu Joglo, kemudian interiornya terdapat barang-barang Klasik yang terlihat masih sangat elegan.

Baca juga: Objek Wisata Taman Tebing Breksi Yogyakarta

homestay

Desa Wisata Tembi terkenal dengan julukan Rumah Budaya, karena disini banyak terdapat kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan kerajinan seperti membatik, melukis, membuat kramik bahkan terdapat juga kegiatan kuliner dengan membuat panganan khas Tempe kedelai.

Tembi juga menawarkan beberapa paket wisata yang menarik, dari paket wisata Outbound, budaya, kesenian, kuliner dan lain-lain. Untuk harga Homestay yang ada disini permalamnya berkisar antara Rp.300.000 – Rp.400.000, dengan fasilitas lengkap kamar mandi, ruang tamu, AC, water heater, breakfast, dan TV LED.

Menurut salah seorang pemilik Homestay yang ada di Dusun Tembi ini, awal mula mengapa Tembi menjadi desa wisata berawal pada tahun 1994 oleh seorang lelaki berkebangsaan Australia bernama Warwick  Pursen Larsen, dia sangat mengagumi pesona alam pedesaan. Kekagumannya tersebut membuat Mentri Kebudayaan Indonesia saat itu menjadi ikut tertarik hingga akhirnya Tembi pun diresikan menjadi salah satu destinasi desa wisata.

Instagram

 

Kampung Edukasi Watu Lumbung Bantul, Yogyakarta

Kampung Edukasi Watu Lumbung Bantul, Yogyakarta
10 (100%) 2 votes

Kampung Edukasi Watu Lumbung bantul

Kampung Edukasi Watu Lumbung

Dikawasan perbukitan bantul kita dapat menikmati jajanan tradisional sambil bermain di Kampung Edukasi Watu Lumbung. Cara mauk ke kampung ini juga sangat unik, karena pengunjung harus membawa buku untuk disumbangkan.

Bagi sebagian orang memnag membawa buku ke sebuah tempat makan itu merupakan hal yang sangat biasa, namun pada sebuah tempat wisata kali ini membawa buku bukan hanya untuk di baca saja akan tetapi juga untuk di sumbangkan. Hal ini disebabkan karena dengan menyumbangkan tiga buah buku maka wisatawan akan dapat menikmati menu-menu yang ada secara geratis.

Kampung Edukasi Watu Lumbung jogja

Kampung Edukasi Watu Lumbung

 

Selain dengan membawa buku ada juga cara lain yang bisa Anda lakukan agar bisa masuk ke tempat wisata tersebut. Dengan bermain permainan tradisional yang ada disebuah lapangan yang terdapat disekitar tempat tersebut Anda bisa melakukan permainan tradisonal bersama wisatawan lainnya yang lupa membawa buku. Kalau masih susah melakukan permainan tradisonala ini ada celah lain yaitu membaca puisi.

Selama bermain permainan tradisional wisatawan juga akan di iringi lagu anak-anak tahun 90’an sehingga membuat suasana lebih asyik dan nyaman.

Kampung Edukasi Watu Lumbung

Kampung Edukasi Watu Lumbung

Setelah selesai bermain, sekarang saatnya belajar memasak dengan menu tradisional seperti tempe mendoan dan pisang goreng. Seorang juru masak profesionalpun telah disiapkan untuk memandu wisatawan mengolah makan dengan baik dan benar.

Inisiotor dari Kampung Edukasi Watu Lumbung ini adalah bapak Boy, Pak Boy ingin mengedukasi pengunjungnya dengan hal-hal yang sederhan. Tujuannya adalah untuk memotivasi siapa saja yang datang berkunjung agar terus belajar dan belajar.

Terdapat 40 warga yang diberdayakan untuk membantunya mengelolah Kampung Edukasi Watu Lumbung tersebut. Salah satu yang bergabung adalah Ibu Sakinam yang berbagi pengalaman hidup selama tinggal di pedesaan pada pengunjung memberikan kekayaan batin tersendiri banginya.

Kampung Edukasi Watu Lumbung ini berada di Bukit Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Apabila Anda ingin berkunjung ke sana Anda bisa menggunakan kendraan pribadi seperti mobil atau motor dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 menit dari Kota Yogyakarta. Dan jangan lupa untuk membawa tiga buah buku untuk di sumbangkan.

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

Desa Wisata Ketingan Yogyakarta, Habitat Burung Kuntul Putih

Desa Wisata Ketingan Yogyakarta, Habitat Burung Kuntul Putih
10 (100%) 1 vote

Desa Wisata Ketingan Yogyakarta

Desa Wisata Ketingan

Eksotisjogja.com : Jogjakarta merupakan salah satu daerah wisata yang sudah mencuri hati para wisatawan lokal maupun manca negara. Sebagai kota pariwisata berbasis budaya, Jogjakarata memberikan nuansa berbeda dengan adanya desa wisata yang sudah dikalahkan oleh dinas pariwisata dan kebudayaan kota Jogjakarta.

Desa wisata merupakan salah satu wisata alternatif bagi keluarga, instasi pemerintah maupun swasta yang penat akan suasana kota yang semuanya serba semberawut dan tergesa-gesa. Jogyakarta memiliki banyak sekali desa wisata, salah satu desa wisata yang terkenal di Jogjakarta adalah Desa Wisata Ketingan. Desa Wisata Ketingan terletak di dusun ketingan, desa Kertoadi, kec. Melati, kab. Sleman, DIY. Desa Wisata Ketingan begitu istimewa karena keunikan Faunanya yang tidak dimiliki oleh desa wisata lain.

Desa Wisata Ketingan

Desa Wisata Ketingan

Sejarah adanya perunguntul di Ketinga ini adalah waktu masyarakat Ketingan membuat satu gapura sebagai identitas daripada Desa Wisata Ketingan. Setelah selesai pembangunan gapura, masyarakat mengundang Sri Sultan Hamengkubuwono di mohon berkenan untuk meresmikan gapura dan jalan. Itu kira-kira pada tahun 1997, perlu diketahui bahwa setelah kunjungan Sri Sultan di dusun Ketingan ini terjadi suatu keajaiban alam, dimana dusun Ketingan semula tidak ada sama sekali burung yang bertempat tinggal di Ketingan, namun setelah kunjungan beliau ini datanglah sekelompok burung di ketingan.

Desa Wisata Ketingan Yogya

Desa Wisata Ketingan

Dengan adanya burung yang ada di Ketingan, ini ternyata menarik bagi wisata mancanegara maupun wisatawan domestik. Awalnya keberadaan burung ini diketahui oleh balai konserpasi sumberdaya alam Daerah Istimewa Jogjakarta.

Desa Wisata Ketingan memiliki banyak potensi wisata diantaranya peternakan sapi, warga Desa Ketingan juga mempunyai peternakan sapi yang dikelolah bersama-sama, setiap ternak sapi dinamai sesuai dengan nama pemiliknya. Para wisatawan dapat terlibat secara aktif dalam kegiatan didalam kandang ternak.

Untuk menjaga kebersihan serta kenyamanan desa wisata, Warga Ketingan bersama-sama mengelolah kotoran sapi menjadi pupuk organik yang nantinya digunakan sebagai pupuk tanaman. Disini para wisatawan juga bisa melihat langsung pembuatan batu bata, mulai dari pengolahan lempung, pencetakan dan pembakaran menggunakan sekap padi.

Desa Wisata Ketingan Jogja

Desa Wisata Ketingan

Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Desa Wisata Ketingan diantaranya wisatawan dari Negara Korea yang ingin belajar langsung tentang kesenian tradisional. Serta dapat secara aktif dalam kegiatan di sawah maupun di kandang ternak. Inilah keindahan alam dengan segala kesederhanaanya yang bisa Anda nikmati di Desa Wisata Ketingan.