Arsip Tag: Wisata Alam

Ada banyak Wisata Alam di kota Yogyakarta yang menarik, Inilah Objek Wisata Museum di Jogja yang Wajib di Kunjungi saat berkunjung di kota jogja

Negeri di atas Awan Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta

Negeri di atas Awan Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta
10 (100%) 2 votes

Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan

Menikmati pemandangan dengan udara yang sejuk bisa menjadi sarana relaksasi di tengah penatnaya suasana perkotaan. Seperti salah satu tempat wisata yang satu ini yang terletak di daerah Bantul Yogyakarta, disini terdapat wisata alam yang tersembunyi dengan udara yang sejuk dan indah di pandang mata. Adapun julukan untuk tempat wisata ini banyak orang menyebutnya dengansebutan negeri di atas awan.

Negeri di atas awan, begitulah julukan bagi Kebun Buah Mangunan di Bantul Yogyakarta, adapun daya tarik utama tempat wisata ini adalah gardu pandang mangunan. Gardu pandang ini memiliki ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut, sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan gumpalan awan membalut pegunungan sewu.

Kebun Buah Mangunan berlokasi di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta. Tempat ini tak pernah sepi penunjung apalagi pada musim liburan. Adapun yang menjadi tujuan utamanya untuk menikmati wisata ini adalah pada saat menyaksikan terbit dan tenggelamnya pajar. Disitu kita akan merasakan betapa nikmat dan indahnya alam semesta ini sambil sejenak melepas penat kehidupan perkotaan.

Kebun Buah Mangunan jogj

Kebun Buah Mangunan

Taman Buah Mangunan di bangunan oleh pemerintah kabupaten bantul pada tahun 2003 silam, lokasi yang berdiri di atas lahan seluas 23 hektar ini ditanami berbagai jenis pohon buah diantaranya seperti pohon buah belimbing, rambutan dan durian. Dan terdapat juga belasan ekor Rusa yang juga di pelihara di lokasi tersebut. Sehingga menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung karena bisa ikut memberi makan Rusa peliharaan yang ada di lokasi tersebut.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat wisata Kebun Buah Mangunan ini Anda bisa menikmati fasilitas yang ada dengan membeli tiket masuk sebesar Rp 5000 /orang, sangat murah sekali bila dibandingkan dengan keindahan alam yang di tawarkan.

Kebun Buah Mangunan jogja

Kebun Buah Mangunan

Setelah selesai berwisata dari Kebun Buah Mangunan Anda juga bisa melanjutkan perjalanan ke tempat wisata lainnya yang ada disekitar tempat tersebut seperti Goa Gajah Mangunan, Hutan Pinus Mangunan dan tempat wisata lainnya yang tidak begitu jauh dari lokasi wisata tersebut.

Untuk mengakses lokasi Kebun Buah Mangunan ini tidak begitu sulit, karena lokasinya tidak begitu jauh dari Kota. Untuk menuju lokasi tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit dari Kota Yogyakarta. Lokasi tepatnya Anda bisa klik link lokasi google maps dibawah ini.

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

22 Objek Wisata Lereng Gunung Merapi Rekomendasi

22 Objek Wisata Lereng Gunung Merapi Rekomendasi
7.8 (77.5%) 8 votes

Gunung Merapi

Gunung Merapi Yogyakarta

Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk menikmati pemandangan Gunung Merapi dimana pada saat kabut belum turun untuk menelimuti keindahan dan kegagahan Gunung Merapi. Sekitar pukul 07.00 adalah merupakan waktu yang sangat tepat untuk menikmatinya. Anda bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi dari berbagai posisi disekitar lereng Gunung Merapi, seperti dari kabupaten Sleman, Magelang, Klaten dan Boyolali. Namun jika Anda dari Kota Yogyakarta Anda bisa menikmati pemnadangan ini dari salah satu kawasan wisata yang ada di kabupaten Sleman seperti kawasan wisata Kaliadem Dll.

Berikut 20 Tempat wisata di Sekitar Gunung Merapi:

1. Kaliadem

Photo by brilio.net

Photo by brilio.net

Kaliadem merupakan kawasan wisata yang terletak di kaki Gunung Merapi yang memiliki nuansa alam yang sangat sejuk. Kawasan wisata ini berada di sebelah utara Kota Yogyakarta dengan jarak sekitar 35 kilometer. Karena lokasinya yang tidak jauh dari Kota Yogyakarta membuat kawasan Wisata Gunung Merapi sebgai salah satu alternatif wisata adrenalin.

2. Berburu Landscape Merapi

Photo by tempat.co.id

Photo by tempat.co.id

Pesona alam yang dimiliki dari keindahan Gunung Merapi takkan terkalahkan lagi sehingga menjadikan objek wisata ini sebagai salah satu pilihan wisatawan yang menyukai olahraga outdoor. Saat cuaca sedang bagus dan tidak berkabut maka akan terlihat jelas pemandangan Gunung Merapi yang menjulang tinggi dan gagah. Ditambah dengan udara yang sejuk dan keramahan penduduknya membuat kawasan wisata ini semakin diminati wisatawan.

3. Jeep Merapi

Gunung Merapi Yogyakarta

Gunung Merapi Yogyakarta

Lokasi bekas letusan gunung merapi pada tahun 2010 silam kini di manfaatkan oleh warga sekitar sebgai tempat wisata Volkano Trekking. Wisatawan yang berkunjung dapat melewati jejak-jejak letusan gunung.

4. Makam Mbah Maridjan

Photo by okezone.com

Photo by okezone.com

Anda dapat mengunjungi bekas rumah Mbah Maridjan yang merupakan salah seorang tokoh juru kunci yang legendaris.

5. Berburu Kuliner Lereng Merapi

Photo by Kanaljogja.com

Photo by Kanaljogja.com

Setelah Anda puas menikmati suasana alam disekitaran lereng merapi Anda bisa beristirahat sambil berkuliner dengan beberapa makanan khas leren Merapi seperti jadah tempe, nasi pecal, wedang gedhang dan beberapa jenis makanna khas lainnya.

6. Cross Adventure

Photo by http://klxadventure.com

Photo by http://klxadventure.com

Berpetulang di lereng merapi merupakan suatu pengalaman yang sangat menyenangkan, yang bisa menjadikan kenangan yang berharga saat berlibur di Jogja

7. Bukit Kali kuning

photo by @mardiya37

photo by @mardiya37

Bukit Kali Kuning merupakan tempat menarik yang terdapat di sekitar lereng gunung Merapi yang mempunyai panorama yang sangat menarik. Lokasi bukit ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan berkemah, camping ataupun outbond training. Wisatawan dapat melihat pemandangan di sekitar tempat ini dihiasi oleh tebing bebatuan andesit yang sangat menawan dan berlatar belakang gunung Merapi yang terlihat jelas.

Lokasi: Cangkringan, Sleman, Yogyakarta

8. Bunker Kaliadem

Photo by @arton_t

Photo by @arton_t

Bunker Kaliadem merupakan sebuah benteng pertahanan dari awan panas merapi. Saat ini Kaliadem menjadi sebuah lokasi wisata yang memungkinkan Anda untuk melihat keindahan Gunung Merapi dan jejak ganasnya letusan gunung merapi pada tahun 2006 lalu.

Lokasi: Cangkringan, Sleman, Yogyakarta

9. Bukit Klangon

Photo by @rendralendra

Photo by @rendralendra

Bukit Klangon merupakan sebuah gardu pandang untuk menikmati gagahnya gunung Merapi, disini pengunjung akan di suguhi panorama hutan belantara hijau yang dapat menyejukan mata. Banyak pengunjung yang mengabadikan pemandangan dengan berselfie di gardu pandang tersebut.

Lokasi: Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman

10. Batu Alien Cangkringan

Photo by @fahmimumtaz

Photo by @fahmimumtaz

Batu Alien merupakan sebuah batu besar yang mirip dengan kepala Alien, terletak persis ditepi bantaran sungai Gendol dengan tebing yang curam. Namun disini ada juga sebuah gardu pandang yang memiliki pemandangan menakjubkan, sangat sayang jika anda lewatkan.

Lokasi: Dusun Jambu, Kepuharjo, Cangkringan Sleman

200 Tempat Wisata di Jogja Terbaru yang Bagus & Hits 2018

200 Tempat Wisata di Jogja Terbaru yang Bagus & Hits 2018
8.9 (88.67%) 30 votes

Yogyakarta atau banyak yang menyebutnya jogja terkenal sebagai pusat budaya dan seni di Indonesia, Selain digemari karena budaya Jawa-nya yang kental, Jogja juga terkenal destinasi wisata paling populer di Indonesia. Dan yang paling wajib di coba, Jika berkunjung ke Jogja wajib yakni mencicipi beberapa kuliner khas nya yaitu gudeg, sate klathak, nasi kucing angkringan dan masih banyak lagi.

Keistimewaan lainnya yang dimiliki Yogyakarta adalah sebagai gudang masyarakat terpelajar dari seluruh Indonesia. Bisa dikatakan bahwa Yogyakarta merupakan miniaturenya Indonesia karena terdapat keberagaman suku, agama, bahasa dan budaya yang berbeda – beda yang dibawa setiap pelajar dari berbagai pulau yang ada di Indonesia. Oleh karena itu Daerah Istimewa Yogkarta juga dikenal sebagai Kota Pelajar di Indonesia.

Baca Juga:

Karena Yogyakarta merupakan destinasi tujuan wisata di Indonesia, Kami akan mereview singkat guna untuk sumber referensi sobat yang akan mengexplore Yogyakarta, Kami Bagi beberapa bagian:

1. Bukit Panguk Kediwung

Photo by @ihsanudn

Jogja tidak akan ada habisnya jika membahas tentang tempat wisata yang dimilikinya, seperti lokasi wisata yang satu ini, Bukit Panguk Bantul. Disini Anda bisa menikmati alam sejuk dipagi hari dengan sunrise yang menyejukan mata memandang, disini banyak spot foto yang keren. Jadi jika Anda sedang berwisata ke Jogjakarta sangat disayangkan jika tidak mengunjungi wisata tersebut.

Lokasi: Kediwung, Mangunan, Dlingo, Bantul

2. Bukit Mojo Gumelem 

Sama Halnya dengan bukit Panguk, Di Bukit mojo Anda dapat menikmati senja dengan leluasa dari gardu pandang yang telah di sediakan oleh pengelola. Seperti halnya Gardu Pandang yang terdapat di Bukit Panguk, Pada Gardu pandang di Bukit Mojo ini juga menyuguhkan panorama alam yang menakjubkan dan pastinya indah banget dan terdapat spot keren untuk pecinta selfie.

Lokasi: Gumelem, RT. 40, Mangunan, Dlingo, Bantul

3. Kebun Buah Mangunan

Photo by @ihsanudn

Negeri diatas awan jogja, begitulah julukan bagi Kebun Buah Mangunan di Bantul ini, adapun daya tarik utama tempat wisata ini adalah gardu pandang mangunan. Gardu pandang ini memiliki ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut, sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan gumpalan awan membalut pegunungan sewu.

Lokasi:  Mangunan, Dlingo, Bantul

4. Jembatan Pantai Timang

Photo by @norel08

Jembatan pantai timang ini merupakan spot terbaru yang berada di pantai timang, jambatan sepanjang kurang lebih 135 meter ini digunakan untuk menyebrang pulau yang berada di sebrang pantai Timang. Jembatan ini memiliki panorama yang eksotis dan menakjubkan dengan latar belakang ombak ganas yang merupakan ombak khas pantai selatan.

Lokasi: Jalan Pantai Selatan Jawa, Tepus, Gunungkidul

5. Bukit Pengilon

Photo by @ariesieass

Bukit Pengilon merupakan hamparan padang rumput hijau yang sangat indah dengan pemandangan laut yang menakjubkan. Lokasi wisata satu ini juga sedang hits di media sosial , meskipun belum terlalu dikenal dan banyak yang mengetahui, namun di instagram sudah mulai banyak yang upload foto – foto selfie mereka. Bukit Pengilon Gunungkidul ini disebut sebagai wisata selfie karena panoramanya memang benar – benar memukau.

Lokasi: Tepus, Purwodadi, Gunung Kidul

6. Bukit Teletubbies

Photo by @kucirrr

Photo by @kucirrr

Bukit teletubies kali ini yang penulis maksud beda dengan bukit teletubies yang berada di candi abang yang ada di berbah. Beda!. Bukit ini bisa dibilang bukit teletubies ini merupakan gardu pandangnya kampung Dome atau dikenal dengan kampung teletubbies, dari bukit inilah karna kita bisa lihat buletan buletan putih si rumah dome dari atas bukit ini.

Lokasi: Nglepen, Sengir Sumberharjo Prambanan

7. Bukit Kali kuning

photo by @mardiya37

photo by @mardiya37

Bukit Kali Kuning merupakan tempat menarik yang terdapat di sekitar lereng gunung Merapi yang mempunyai panorama yang sangat menarik. Lokasi bukit ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan berkemah, camping ataupun outbond training. Wisatawan dapat melihat pemandangan di sekitar tempat ini dihiasi oleh tebing bebatuan andesit yang sangat menawan dan berlatar belakang gunung Merapi yang terlihat jelas.

Lokasi: Cangkringan, Sleman, Yogyakarta

8. Tebing Watu Mabur

Gardu Pandang Tebing watu mabur merupakan wisata alam menyajikan pemandangan alam yang sangat cocok sebagai tempat untuk berburu sunset dan sunrie. Tebing Watu Mabur juga merupakan lokasi camping yang cocok untuk mengisi liburan Anda bersama teman teman maupun pacar tercinta (Pasar Setelah Menikah).

Lokasi: Desa Mangunan, RT 28 Lemahbang, Dlingo, Bantul, DIY.

9. Bunker Kaliadem

Photo by @arton_t

Photo by @arton_t

Bunker Kaliadem merupakan sebuah benteng pertahanan dari awan panas merapi. Saat ini Kaliadem menjadi sebuah lokasi wisata yang memungkinkan Anda untuk melihat keindahan Gunung Merapi dan jejak ganasnya letusan gunung merapi pada tahun 2006 lalu.

Lokasi: Cangkringan, Sleman, Yogyakarta

10. Bukit Cendana

Photo by @kinaryo_palupi

Photo by @kinaryo_palupi

Bukit Cendana menawarkan sebuah pesona alam yang berpadu dengan latar belakang Waduk Sermo. Wisata ini hadir dengan konsep spot foto gardu pandang tak jauh berbeda dengan wisata alam Kalibiru. Di Bukit ini akan terasa udaranya yang sejuk, suguhan alamnya yang hijau serta lokasinya yang masih sangat sepi bisa membuatmu betah belama-lama di sini.

Lokasi: Hargowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo

11. Jurang Tembelan

Photo By : @ihsanudn

Photo By : @ihsanudn

Jurang Tembelan kini menjadi salah satu tempat wisata di Jogja yang sedang Ngehits. Jika Anda tahu lokasi Taman Buah Mangunan, lokasi Jurang Tembelan tidak terlalu jauh dari gardu pandang Mangunan. Jurang Tembelan merupakan salah satu tempat wisata baru di Jogja. Sama halnya dengan Kebun Buah Mangunan, Wisatawan biasanya datang untuk selfie dan memotret matahari terbit.

Lokasi: Desa Mangunan, Dlingo, Bantul

12. Seribu Batu Songgo Langit

Photo By : @_nyulhusnul

Photo By : @_nyulhusnul

Objek wisata ini menawarkan wisata edukasi bagi anak dan keluarga. Selain rumah hobbit, beragam spot untuk foto selfie yang terbuat dari alam tersedia di kawasan ini. Tempat ini sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga yang membawa anak kecil guna memperkenalkan dengan Alam.

Lokasi: Jl. Hutan Pinus Nganjir, Mangunan, Dlingo, Bantul

13. Pinus Pengger

Photo By : @masmeya

Photo By : @masmeya

Hutan Pinus Pengger Dlingo merupakan alternatif wisata hutan pinus di perbukitan Dlingo selain Hutan Pinus Mangunan. Hutan ini menawarkan daya tarik wisata alam yang lebih alami dan lebih asri dibandingkan hutan pinus yang berada di daerah Mangunan tersebut. Disini pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan malam hari di atas bukit bintangnya, pengunjung akan melihat bertebaran di bawah (Lampu Penduduk)

Lokasi: Desa Terong, Dlingo, Bantul

14. Watu Goyang

Photo By : @totohandoko

Photo By : @totohandoko

Wisata Puncak Watu Goyang mulai diberdayakan oleh warga sekitar pertengahan tahun 2016 lalu namun baru benar-benar baru dinikmati beberapa waktu ini dengan pembukaan akses jalan yang dibantu oleh Pemda dan dilengkapu dengan fasilitas lainnya seperti parkir dan WC serta beberapa gazebo. Puncak Watu Goyang dapat dinikmati oleh pengunjung kapan saja baik pagi, siang maupun pada malam hari.

Lokasi: Cempluk, Mangunan, Dlingo, Bantul

15. Watu Ngadek

Photo by @totohandoko

Photo by @totohandoko

Watu Ngadek merupakan sebuah spot berfoto alami dan unik dengan latar belakang pemandangan yang keren. Watu Ngadek berlokasi di hutan pinus Pengger yang dapat dinikmati keindahannya dari senja pagi hari hingga pada malam hari. Pada malam hari pengunjung dapat melihat gemerlapan kota yang berada di bawah bukit ini.

Lokasi: Desa Terong, Dlingo, Bantul

16. Rumah Hobbit Mangunan

Photo By : @gunawanwicaksana28

Photo By : @gunawanwicaksana28

Rumah Hobbit Mangunan berada di kawasan wisata Seribu Batu Songgo Langit. Wisata ini cocok di kunjungi bersama buah hati Anda, Selain rumah hobbit, banyak spot foto yang dapat dijadikan objek untuk selfie.

Lokasi: Jl. Hutan Pinus Nganjir, Mangunan, Dlingo, Bantul

17. Gardu Pandang Pinus Asri

Photo By : @totohandoko

Photo By : @totohandoko

Gardu pandang Pinus Asri ini berada di kawasan Hutan Pinus Asri Karangasem. Hutan Pinus Imogiri yang terkenal dengan panggung alamnya berbeda dengan Hutan Pinus Asri ini. Kehadiran gardu pandang pinus Asri ini melengkapi keindahan alam di kawasan hutan pinus. Sebab di Gardu pandang ini pengunjung bisa berfoto selfie dengan background hutan dan dataran rendah Imogiri.

Lokasi: karangasem Muntuk Dlingo

18. Watu Amben

Photo by @topekh98

Photo by @topekh98

Di Watu Amben pengunjung bisa menikmati suasana perbukitan yang alami di iringi oleh semilir angin yang berhembus. Kawasan ini setiap hari selalu penuh dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Kedatangan mereka di Watu Amben kebanyakan untuk menikmati pemandangan Yogyakarta dari atas bukit. Nama Watu Amben sendiri berasal dari kata Watu yang berarti batu dan amben yang berarti ranjang.

Lokasi: Jalan Pleret-Patuk, Pandeyan, Srimulyo, Piyungan, Bantul,

19. Bukit Lintang Sewu

Photo By : @dianaputriles

Photo By : @dianaputriles

Bukit Lintang Sewu merupakan sebuah wisata perbukitan di Dlingo Bantul yang memiliki daya tarik utama sebagai lokasi menikmati matahari terbenam atau sunset. Jika di Bukit Panguk pengunjung bisa menikmati Sunrise nah di bukit ini pengunjung banyak berdatangan di waktu sore hari untuk menyaksikan matahari terbenam.

Lokasi: Desa Muntuk, Dlingo, Bantul

20. Jembatan Soka

Photo By : @totohandoko

Photo By : @totohandoko

Jembatan ini merupakan sebuah jembatan yang di gunakan penduduk untuk menyebrang. Namun pesonanya yang unik mampu menarik minat pengunjung untuk berdatangan ke jembatan ini, kebanyakan pengunjung yaitu muda mudi untuk berselfie.

Lokasi:Desa Seloharjo, Pundong, Bantul

Green Kayen, Wisata Baru di Condong Catur Sleman

Green Kayen, Wisata Baru di Condong Catur Sleman
9 (90%) 2 votes

wisata sleman

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang menjadi ikon wisata di Indonesia, maka tak heran jika kita bisa melihat rute penerbangan yang padat dari segala kota dan negara menuju Jogja saat musim liburan tiba. Dan karena semakin tingginya minat wisatawan kini banyak di buka tempat-tempat wisata baru.

Sesuai dengan judul diatas, kali ini kami akan membahas salah satu wisata alam baru yang menjadi buah bibir para masyarakat dan wisatawan di Kabupaten Sleman Yogyakarta, yaitu Green Kayen. Sekilas mendengar kara Green Kayen seperti plesetan dari nama Green Canyon.

Menurut sebagian orang, nama Green Kayen sendiri diambil dari airnya yang berwarna hijau tua dipadu dengan lumut-lumut yang menempel di bebatuan tebing sungai. Dan nama “Kayen” diambil dari dusun dimana lokasi wisata ini berada.

Baca juga: Wisata Rumah Terbalik Upside Down World Jogja

wisata alam green kayen

Kalau dilihat secara seksama, Green Kayen menurut saya mirip dengan wisata pemandian Blue Lagoon yang masih terdapat di Sleman arah Kaliurang, yang membedakannya adalah di Blue Lagoon airnya terlihat lebih jernih dan bening.

Jika dilihat sekilas wisata alam Green Kayen ini biasa saja, namun jangan salah, wisata ini samakin ramai dikunjungi para wisatawan. bahkan para penduduk sekitar kini sudah membangun beberapa fasilitas seperti tangga untuk mempermudah pengunjung mencapai lokasi ini.

Lokasi Green Kayen ini terletak di Dusun Kayen, Desa Condong Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Merupakan aliran dari kali Boyong yang bersumber dari gunung Merapi. Kita juga bisa menyusuri keindahan Green Kayen menggunakan pelampung.

Baca juga: Wisata Bendungan Ancol Kalibawang Kulon Pogo

bermain air

Disini juga terdapat tempat loncatan seperti di Blue Lagoon dan ait terjun Sri Gethuk, kira-kira setinggi 3 meter lebih. Karena tempat loncatannya yang lumayan luas, sebelum melompat kita bisa mundur beberapa langkah untuk mengambil ancang-ancang berlari sebelum terjun ke air.

Seperti kebanyakan tempat wisata yang baru dibuka pada umumnya, Pihak pengelola wisata bersama warga sekitar sepakat untuk meng-gratiskan tiket masuk menuju lokasi dan bergotong royong membangun berbagai macam fasilitas, kita hanya dikenakan biaya parkir kendaraan saja.

Namun ada satu hal yang menjadi kekurangan di lokasi wisata Green Kayen ini, di dekat lokasi mandi terdapat tumpukan sampah yang membuat pemandangan jadi tak sedap, airnya pun menjadi kehitaman dan agak berbau, inilah yang menjadi masalah utama yang dihadapi pihak pengelola saat ini.

Instagram

 

5 Spot Foto Bagus di Taman Sungai Mudal Kulonprogo

5 Spot Foto Bagus di Taman Sungai Mudal Kulonprogo
8.6 (85.71%) 7 votes

Taman Sungai Mudal .

Taman Sungai Mudal

Kali ini kita aka membahas tentang objek wisata yang ada di Desa Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo, DI Yogyakarta. Lokasi wisata ini juga masih terbilang baru akan tetapi antusias para wisatawan masih sangat kuat untuk dapat menikmati pemandangan yang ada di lokasi tesebut. Objek wisata ini diresmikan oleh Bupati Kulonprogo pada tahun 2015, dan saat ini sudah menjadi sarana rekreasi keluarga di berada di tengah alam.

Letak lokasi Taman Sungai Mudal ini berada persis di area perbukitan Gunung Menoreh. Kata “Mudal” merupakan nama dari sumber mata air, namun kata “Mudal” memiliki arti bagi warga sekitar yaitu air yang berkecukupan. Mata air Mudal ini bersumber dari goa yang ada di tebing Gunung Kelir. Mata air yang satu ini sangat dikenal sekali dengan ke awetan sumber mata airnya, karena saat musim kemaraupun sumber mata air ini belum pernah kering dan masih bisa mengaliri air untuk kebutuhan air warga setempat.

Taman Sungai Mudal

Taman Sungai Mudal

Sungai Mudal ini memiliki panjang sekitar 600 meter dan disepajang alirannya ada yang berbentuk air terjun kecil atau kalau orang jawa menyebutnya sebagai grojokan. Grojokan ini dapat memper indah taman bunga yang ada di antara tebing Kelir.

Taman Sungai Mudal awalnya tidak dirus seperti halnya kayak hutan alami biasa. Namun pada waktu itu di awal tahun 2015 diadakan kerja bakti oleh masyarakat sekitar. Dengan membersihkan tanaman-tanaman liar dan mempercantik lingkungan tersebut sehingga dibuat sebuah taman. Taman ini memiliki luas sekitar setengah hektar kemudian barulah taman ini diresmikan oleh Bupati sebagai objek wisata.

Taman Sungai Mudal Kulonprogo

Peresmian Taman Sungai Mudal

Bagi pengunjung yang ingin berwisata ke tempat ini disarankan untuk membawa perbekalan minuman snack atau makanan hal ini dikarenakan letak warung dengan objek wisata cukup jauh. Tapi jangan lupa untuk membawa kembali sampah Anda untuk menjaga kebersihan agar tetap menjadi objek wisata yang indah dan menarik.

Bagi Anda yang suka camping di sekitaran tempat tersebut terdapat kawasan camping, sehingga Anda juga bisa menikmati suasana malam hari disana. Bagaimana Anda tertarik untuk mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Untuk menuju lokasi tersebut Anda bisa klik link lokasi google maps dibawah ini :

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

Wisata Edukasi Omah Salak Sleman, Yogyakarta

Wisata Edukasi Omah Salak Sleman, Yogyakarta
10 (100%) 3 votes

Omah Salak jogja

Omah Salak

Salak Pondoh sudah lama menjadi buah andalan khas Kota Yogyakarta, untuk mengetauhi proses panen hingga menikmati aneka olahan salak wisata edukasipun di kekembangkan di Turi kabupaten Slaman, Yogyakarta. Sejak tahun 70-an wilayah Turi yang terletak di lereng Gunung Merapi Sleman telah terkenal sebagai penghasil salak. Tanahnya berpasir cocok bagi tanaman ini untuk tumbuh, selain menghasilkan salak wisata edukasipun kini di kembangkan di Turi.

Untuk mengenal lebih dekat buah asli Indonesia itu, pengunjung bisa datang ke Omah Salak. Sejak erupsi Gunung Merapi pada tahu 2010, usaha pertanian salak di Turi sempat terpuruk. Omah Salakpun didirikan setahun kemudian untuk menggiatkan lagi produksi salak Turi.

Datang ke tempat ini pengunjung akan di ajak petani untuk ikut memanen salak, para petani adalah warga asli Turi yang di ajak kerja sama untuk meningkatkan tarap prekonomian. Buah yang sudah berusia 5-6 bulan berarti sudah siap petik, Salak Pondok adalah salah satu jenis salak yang paling banyak di produksi di Turi, menyortirnya sudah bisa dilakuka sejak panen.

Omah Salak Turi

Omah Salak

Salak Pondok asal Turi sudah di pasarkan hingga ke luar negeri seperti Vietnam, Australia dan juga China, bahkan untuk China sendiri permintaan perhari mencapai hingga 20 ton. Meski begitu ternya salak belum terdaftar dalam nama buah internasional sehingga eksporti susah untuk melakukan klasifikasi produknya.

Padahal potensi salak sangat besar, banyak parian baru yang dapat di kembangkan salah satunya adalah Salak Gading. Salak Gading baik di konsumsi oleh orang yang memiliki penyakit Diabetes, Kolestrol dan juga Darah Tinggi karena kandungan gulanya sangat sedikit.

Dari kebun pengunjung kemudian diajak untuk melihat pengolahan hasil panen, salah satunya adalah pembuatan Bakpia Salak. Tepung terigu, gula, garam, dan minyak goreng menjadi bahan dasar, sementara untuk isinya salak yang sudah di potong kecil-kecil dimasak dengan air gula hingga menjasi selai.

Omah Salak

Omah Salak

Kemudian Bakpia Salak dibentuk dan dipanaskan dalam oven dalam waktu kurang lebih 30 menit. Dan Bakpia Salakpun siap untuk di jadikan sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Selain di olah menjadi bakpia, disini salak juga di olah menjadi keripik.

Berwisata setengah hari di Omah Salak akan ditutup dengan hidangan sepesial, mulai dari minuman segar, cahkangkung hingga ayam goreng sambal, semuanya mengandung salak. Sedangkan untuk menikmati paket wisata ini pengunjung cukup mebayar sebear Rp 90.000, harga ini sudah termasuk biaya petik buah sampai makanan yang sukses membuat pengunjung pulang dengan perut kenyang.

Link Lokasi Google Maps 

Instagram :

Menikmati Sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta

Menikmati Sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta
7.1 (71.43%) 7 votes

Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk Pasir Parangkusumo

Berselancar di atas air sudah biasa tapi bagaiman kalau berselancar di atas pasir, nah di Parang kusumo ada nih Gumuk Pasir yang sering dilakukan berselancar pasir atau sandboarding.

Tidak perlu jauh-jauh ke luar negri jika ingin melakukan olahraga sandboarding atau berseluncur di atas pasir. Di Desa Parangkusumo kecamatan Keretek Kabupaten Bantul Yogyakarta terdapat lokasi sandboarding, lokasi ini bernama Gumuk Pasir Parangkusumo.

Jika Anda ingin merasakan sensasi berseluncur di atas pasir Andan bisa menyewa papan seluncur dengan biaya sewa sebesar Rp 75.000 /jam. Gumuk pasir merupakan gundukan-gundukan pasir menerupai bukit yang terbentuk akibat pergerakan angin dan membuntuhkan waktu hingga ribuan tahun.

Gumuk Pasir Parangkusumo Yogyakarta

Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk pasir biasanya terdapat di daerah dengan curah hujan rendah, Gumuk Pasir Parangkusumo menjadi penomena karena muncul di daerah dengan curah hujan tinggi. Di dunia sendiri gumuk pasir seperti ini hanya ada dua yaitu di meksiko dan disini, di Yogyakarta Indonesia.

Sandboarding merupakan olahraga yang tidak membutuhkan kemampuan khusus, anggap saja sedang bermain maka akan sangat menyenangkan, apalagi jika dilakukan beramai-ramai, buat saja perlombaan adu cepat meluncur bersama keluarga atau teman-teman Anda.

Jika sanboarding dilakukan di siang hari maka perlu ekstra hati-hati karena kondisi pasir sangat panas. Walaupun lebih menyenangkan berseluncur tanpa alas kaki namun ada baiknya menggunakan sepatu saat sandboarding di siang hari.

DCIM100GOPROGOPR3520.

Gumuk Pasir Parangkusumo

Puas berseluncur di Gumuk Pasir Parangkusumo sayang rasanya jika tidak menyempatkan diri untuk singga di Pantai Parangtritis sekalian menunggu sunset. Gumuk Pasir Parangkusumo terletak bersebelahan dengan Pantai Parangteritis di kabupaten Bantul. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 5-10 menit saja untuk mencapai Pantai Parangteritis dari Gumuk Pasir Parangkusumo dengan menggunakan mobil.

Angin di Pantai Parangteritis yang kencang membuat bermain layang-layang disini sangat menyenangkan maka dari itu tidak heran jika beberapa pedangang memanfaatkan peluang tersebut untuk menjual layang-layang.

Selain bermain layang-layang kita juga bisa menikmati Pantai Parangteritis ini dengan naik bendi disini. Untuk masalah tarif tidak usah bersusah payah untuk tawar menawar karena semua bendi sudah di patok sama sebesar Rp 30.000. Setelah puas bermain layang-layang dan naik bendi selanjutnya Anda bisa menikmati datangnya sunset.

Gumuk Pasir Parangkusumo dan Pantai Parangteritis biasanya ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan aupun hari libur. Tak jarang ramainya pengunjung membuat tujuan wisata yang awalnya untuk menyenangkan pikiran malah berujung kepenatan, jadi tidak ada salahnya jika berkunjung pada hari biasa agar dapat menikmati keindahan alam.

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

Kampung Edukasi Watu Lumbung Bantul, Yogyakarta

Kampung Edukasi Watu Lumbung Bantul, Yogyakarta
3.4 (34.29%) 7 votes

Kampung Edukasi Watu Lumbung bantul

Kampung Edukasi Watu Lumbung

Dikawasan perbukitan bantul kita dapat menikmati jajanan tradisional sambil bermain di Kampung Edukasi Watu Lumbung. Cara mauk ke kampung ini juga sangat unik, karena pengunjung harus membawa buku untuk disumbangkan.

Bagi sebagian orang memnag membawa buku ke sebuah tempat makan itu merupakan hal yang sangat biasa, namun pada sebuah tempat wisata kali ini membawa buku bukan hanya untuk di baca saja akan tetapi juga untuk di sumbangkan. Hal ini disebabkan karena dengan menyumbangkan tiga buah buku maka wisatawan akan dapat menikmati menu-menu yang ada secara geratis.

Kampung Edukasi Watu Lumbung jogja

Kampung Edukasi Watu Lumbung

 

Selain dengan membawa buku ada juga cara lain yang bisa Anda lakukan agar bisa masuk ke tempat wisata tersebut. Dengan bermain permainan tradisional yang ada disebuah lapangan yang terdapat disekitar tempat tersebut Anda bisa melakukan permainan tradisonal bersama wisatawan lainnya yang lupa membawa buku. Kalau masih susah melakukan permainan tradisonala ini ada celah lain yaitu membaca puisi.

Selama bermain permainan tradisional wisatawan juga akan di iringi lagu anak-anak tahun 90’an sehingga membuat suasana lebih asyik dan nyaman.

Kampung Edukasi Watu Lumbung

Kampung Edukasi Watu Lumbung

Setelah selesai bermain, sekarang saatnya belajar memasak dengan menu tradisional seperti tempe mendoan dan pisang goreng. Seorang juru masak profesionalpun telah disiapkan untuk memandu wisatawan mengolah makan dengan baik dan benar.

Inisiotor dari Kampung Edukasi Watu Lumbung ini adalah bapak Boy, Pak Boy ingin mengedukasi pengunjungnya dengan hal-hal yang sederhan. Tujuannya adalah untuk memotivasi siapa saja yang datang berkunjung agar terus belajar dan belajar.

Terdapat 40 warga yang diberdayakan untuk membantunya mengelolah Kampung Edukasi Watu Lumbung tersebut. Salah satu yang bergabung adalah Ibu Sakinam yang berbagi pengalaman hidup selama tinggal di pedesaan pada pengunjung memberikan kekayaan batin tersendiri banginya.

Kampung Edukasi Watu Lumbung ini berada di Bukit Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Apabila Anda ingin berkunjung ke sana Anda bisa menggunakan kendraan pribadi seperti mobil atau motor dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 menit dari Kota Yogyakarta. Dan jangan lupa untuk membawa tiga buah buku untuk di sumbangkan.

Link Lokasi Google Maps

Instagram :

Wisata Pemandian Air Panas Parang Wedang Yogyakarta

Wisata Pemandian Air Panas Parang Wedang Yogyakarta
10 (100%) 3 votes

pemandian air panas

Pemandian Parang Wedang merupakan salah satu tempat wisata alternatif yang banyak dikunjungi wisatawan saat datang ke Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tak lengkap rasanya jika kita sudah jauh-jauh datang ke lokasi yang memiliki berbagai macam tempat wisata tapi tak mencoba semuanya.

Siapa sangka ternyata di daerah kawasan pantai yang memiliki elevasi rendah terdapat salah satu hal yang menarik perhatian, yakni pemandian air panas. Karna biasanya pemandian air panas hanya bisa kita jumpai di daerah perbukitan atau pegunungan, dan airnya juga mangandung sulfur atau belerang.

Baca juga: Wisata Karst Tubing Yogyakarta Semakin Banyak Di Minati

wisata penadian air panas

Namun tidak dengan kolam pemandian air hangat Parang Wedang ini, Airnya tak mengandung belerang. Hal ini disebabkan karena, lokasi ini dikelilingi oleh perbukitan, dibawahnya terdapat dua buah lempeng dan patahan yang air tanahnya mengalir melewati sesar ke daerah panas bumi, kemudian menjadi mata air panas yang dikenal saat ini dengan nama Parang Wedang.

Sedikit sejarah tentang pemandian Parang Wedang ini, konon tempat ini dulunya tercipta karena kesaktian dari Sri Sultan Hamengkubuono ke VI, saat itu Sri Sultan hendak mandi di Pesanggrahan Balekencur, namun ternyata airnya dingin, beliau ungin mandi degan air yang hangat, maka Sri Sultan mencari-cari suatu tempat yang terdapat kolam air hangat.

Tetapi karena tak menemukan kolam air hangat yang diinginkannya, maka beliau pun berinisiatif untuk membuat kolam sendiri, dan karena kesaktiannya maka muncul lah mata air panas. Setelah itu tempat ini pun di beri nama Parang Wedang. Parang yang berarti Karang, dan Wedang yang berarti hangat atau minuman hangat.

Baca juga: Wisata Panorama Pantai Samas Bantul Yogyakarta

pemandian parang wedang

Seperti kebanyakan pemandian air panas lainnya, air dari pemandian Parang Wedang juga berkhasiat untuk pegal-pegal, linu, relaksasi dan berbagai macam penyakit, khususnya penyakit kulit, seperti, panu, kadas, dan lain-lain.

Pemandian Parang Wedang buka hampir setiap hari dari jam 07:00-18:00, namun jika pengunjung terlalu banyak, biasanya akan tutup lebih cepat karena ketersediaan air panas disini juga terbatas. Biaya masuk ke lokasi pemandian air panas ini cukup murah yakni Rp.5000/orang, dan biaya parkir kendaraan sepeda motor Rp.2000, mobil Rp.5000.

Lokasi Parang Wedang berada di pinggir jalan dan masih dalam kawasan wisata Pantai Parangtritis, jadi tak akan sulit untuk menemukannya, jika bingung tanya saja kepada warga sekitar, fasilitas yang disediakan disini bisa dibilang satandar, terdapat 12 kamar pemandian 6 kamar pemandian air panas dan 6 kamar pemadian air biasa atau air tawar.

Setelah asyik rileks dan melepas lelah di pemandian air panas Parang Wedang hal paling seru untuk dilakukan selanjutnya adalah berburu kuliner laut di pantai Depok, di pantai ini terdapat pasar ikan, jadi kamu bisa belanja langsung kesana, memilih ikan dan membelinya kemudian tinggal bawa ikan tersebut ke salah satu warung yang ada di sekitar pasar untuk diolah sesuai selera.

Instagaram

 

Destinasi Favorit Bukit Isis Kulon Progo, Yogyakarta

Destinasi Favorit Bukit Isis Kulon Progo, Yogyakarta
10 (100%) 17 votes

Bukit Isis Kulon Progo

Bukit Isis Kulon Progo

Berkunjung ke Yogyakarta memang belum lengkap rasanya jika belum berkunjung ke malioboro, akan tetapi jangan lewatkan juga beberapa destinasi wisata favorit lainnya yang ada di pinggran Kota Yogyakarta, salah satunya adalah Desa Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta.

Bukit Isis Desa Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta kini menjadi salah satu destinasi favorit baru bagi para wiatawan, dengan harga tiket masuk yang relatif murah yaitu hanya membayar Rp 3000 saja pengunjung sudah bisa merasakan sensasi udara segar dan sejuk khas pegunungan serta menikmati pemandangan yang sangat menakjupkan dari hamparan kebun teh dan hijaunya pepohonan yang ada disepanjang pegunungan menoreh.

Bukit Isis KulonProgo

Foto by visit-Nglinggo.com

Selain itu, pengunjung juga bisa mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama keluarga atau teman di beberapa spot yang bagus di lokasi yang sudah di desain sedemikian rupa untuk menambahkan keindahan wisata tersebut.

Menjadi salah satu destinasi favorit membuat tingkat pengunjung wisata ketempat ini menjadi semakin meningkat derasti apalagi pada saat musim libur lebaran. Dari data yang diperoleh dari panitia pengelolah kawasan wisata ini tercatat lebih dari 1500 pengunjung datang setiap harinya atau naik dua kali lipat jika dibandingkan dari hari-hari biasanya. Hal ini membuat pihak pengelolah harus bekerja ekstra untuk menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan para pengunjung wisata tersebut.

Jika Anda yang berminat untuk mengunjungi tempat wisata tersebut disarankan untuk berkunjung pada pagi hari saat matahari terbit atau pada sore hari saat matahari tenggelam, jika Anda beruntung Anda akan bisa melihat beberapa pemandangan pegunungan seperti, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dari bukit Isis.

Bukit Isis

Bukit Isis Kulon Progo

Tak jauh dari kebun teh Nglinggo Anda juga bisa menyempatkan berwisata ke Air Terjun Grojogan Watu Jonggol. Setelah capek jalan-jalan dan berfoto-foto di bukit Isis, disana Anda juga bisa mandi sambil bermain air untuk menyegarkan badan.

Untuk menuju lokasi Bukit Isis tersebut sangat muda, jika Anda berpusat dari Kota Yogyakarta, Anda bisa mengakses jalan melalui jalan Godean. Dari jalan Godean Anda bisa lurus terus hingga sampai memasuki wilaya Kulon Progo. Nanti Anda akan menemukan perempatan Kentheng Nanggulan, dari perempatan tersebut Anda bisa belok kanan (ke Utara). Untuk lebih jelasnya Anda bisa menggunakan google maps, berikut link lokasi google maps.

Link Lokasi Google Maps

Instagram :