Arsip Tag: Wisata Danau

Ada banyak danau di Provinsi Yogyakarta yang menarik, Inilah Objek Wisata Danau di Jogja yang Wajib di Kunjungi saat berkunjung di kota jogja

5 Danau di Atas Bukit dengan Pemandangan Epik di Yogyakarta

5 Danau di Atas Bukit dengan Pemandangan Epik di Yogyakarta
9.6 (96.47%) 17 votes

Yogyakarta merupakan sebuah destinasi tujuan wisata di indonesia yang terkenal dengan tradisi jawanya yang santun dan lemah lembut. Jogja terkenal juga sebagai kota pelajar yang hampir semua palajar dari seluruh indonesia ada di kota ini, mereka kebanyakan menutut ilmu di jogja karena lingkungannya yang nyaman. Bisa di bilang jogja merupakan rumah bagi pelajar dari belahan bumi indonesia.

Jogja terkenal dan di identik dengan biaya hidup yang murah, tak jarang banyak wisatawan yang datang ke jogja karena biaya yang murah ini. mulai makanan, penginapan dan tiket masuk objek wisatanya pun sangat terjangkau di kalangan backpacker. Tak salah jika banyak yang tertarik berkunjung ke kota kecil dengan penuh wisata ini.

Tak perlu berpanjang lebar, Ternyata jogja punya sebuah danau atau waduk namum masyarakat jogja menyebutnya embung yang berada di ketinggian bukit, ini yang membuat unik dan jarang ada di tempat lain. Penasaran? berikut 5 Danau di Atas Bukit dengan Pemandangan Epik di Yogyakarta:

1. Embung Batara Sriten Gunung Kidul

embung batara sritenEmbung Batara Sriten adalah salah satu tempat wisata yang baru di luncurkan dan dikembangkan, tentunya tidak mengecewakan pengunjung, karena memiliki pemandangan yang sangat indah dan sangat eksotis. Tempat wisata ini berlokasi di Padukuhan Sriten Desa Pilangrejo Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul yang diresmikan pada tanggal 17 Maret 2015 oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamenkubuwono X.

Banyak pengunjung lebih suka dengan pemandangan alamnya disekitar kawasan Embung Sriten yakni terdapat pepohonan yang berada di sekitar jalur untuk menuju Puncak Mangir. Nah, dari pohon tersebutlah kita dapat menjumpai sebuah bangunan yang terbuat dari semen yang sengaja di bangun sebagai tempat peristirahatan para pengunjung.

Alamat: Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Atau Bisa Buka Google Maps [Klik]

Selengkapnya: Embung Batara Sriten

2. Embung Banjaroya Kulon Progo Terkenal dengan Icon Durian Raksasanya

Icon Embung BanjaroyoBerwisata di Waduk Banjaroya bisa menjadi alternatif wisata pilihan liburan bersama keluarga, temen atau orang terkasih. Patung Durian Menoreh Kuning yang berukuran besar merupakan ikon waduk ini yang akan menyapa wisatawan saat pertama kali menginjakan kaki di wisata ini .

Jika berkunjung ke objek wisata ini ketika cuaca cerah  kita dapat melihat Gunung Merapi dan Merbabu lebih dekat dari waduk ini. Di sore hari Anda dapat menikmati sunset atau matahari terbenam dengan sempurna, walaupun matahari saat terbenam tertutup oleh bukit, tapi Anda tetap dapat menikmati senja berwarna orange ke jingga jinggaan sore hari.

Alamat: Embung banjaroya terletak di Jl. Kalibawang-Sendang Sono, Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55672, Untuk mempermudah bisa klik [ Maps Embung Banjaroya ]

Selengkapnya : Embung Banjaroya

3. Embung Nglanggeran Gunung Kidul

embung nglaggeranSebelum dibangun menjadi sebuah embung atau waduk dan diresmikan oleh Sultan HB X tanggal 19 Februari 2013 lalu sebagai objek wisata, Embung Nglanggeran merupakan sebuah bukit yang dulu dikenal dengan Gunung Gandu. Latar belakang di bangun sebuah embuk yakni karena masyarakat di sekitar gunung Gandu ini mengalami kesulitan untuk memperoleh air sehingga menimbulkan inisiatif untuk membuat sebuah penampungan air berkapasitas cukup besar.

Namun sangat kami di rekomendasikan ketika ingin berkunjung ke embung ini adalah waktu menjelang sore hari. Kenapa Sore? karena letaknya yang terletak di ketinggian, Anda bisa menikmati senja atau sunset di tepi embung tanpa terhalang oleh pepohonan atau perbukitan. disini merupakan tempat terbaik menikmati sunset di jogja.

Alamat: Embung Nglanggeran terletak di desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul,Yogyakarta. atau bisa mengunjung google maps dengan klik [Google Maps Embung Nglanggeran]

Selengkapnya: Embung Nglanggeran

4. Waduk Mini Kleco Kulon Progo

mini kleco u

Salah satu wisata yang baru-baru ini sering terdengar dan menjadi buah bibir para pemburu wisata adalah Waduk Mini Kleco Kulon Progo, Yakni wisata buatan yang berada di Dusun Ngesong, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Terletak di salah satu puncak bukit dari Perbukitan Menoreh, menyuguhkan lanskap Kota Kulon Progo yang hijau. Waduk Mini Kleco siap mengajak kamu menikmati keindahan Kulonprogo dari ketinggian.

Alamat: Waduk Mini Kleco terletak di Dusun Ngesong, Desa Giripurwo, kecamatan Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta.

Selengkapnya: Waduk Mini Kleco

5. Telaga Biru Semin Gunungkidul

telaga-biru

Telaga Biru ini merupakan sebuah genangan air  yang mengisi kolam-kolam galian tambang batu kini berubah menjadi deretan embung yang indah. Pemandangan yang sungguh sangat indah, dengan warna hijau kebiruan yang mampu membuat Anda berasa nyaman dan lega.

Dengan alam yang masih sejuk, Dengan view yang indah, maka telaga biru semin ini layak untuk Anda kedepankan saat berwisata ke Gunung Kidul, mengingat wisata alam ini hanya terdapat di Jogja tepatnya semin Gunung kidul. membuat wisata telaga biru semin ini layak untuk Anda kunjungi.

Alamat: Telaga Biru Semin terletak di puncuk bukit Ngentak, Desa Candi Rejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakartadari Kantor Kecamatan Semin berjarak kurang lebih sekita 7 km.

Selengkapnya: Telaga Biru Semin

Diatas adalah 5 Danau di Atas Bukit dengan Pemandangan Epik di Yogyakarta, semoga bermanfaat

Menikmati Pemandangan Embung Banjaroya, Waduk Mini di Atas Ketinggian

Menikmati Pemandangan Embung Banjaroya, Waduk Mini di Atas Ketinggian
6.7 (66.67%) 3 votes

dsc_1200Pingin menikmati pemandangan waduk di ketinggian serta suasana perbukitan yang indah dan sejuk? yeah, Embung Banjaroya adalah jawabannya, sebuah waduk mini nan eksotis di atas ketinggian kalibawang kulon progo yogyakata. Waduk mini tempat wisata baru yang kami rekomendasikan untuk Anda kunjungi, selain karena aksesnya yang mudah di jangkau, pemandangannya pun sungguh indah dan eksotis.

Berwisata di Waduk Banjaroya bisa menjadi alternatif wisata pilihan liburan bersama keluarga, temen atau orang terkasih. Patung Durian Menoreh Kuning yang berukuran besar merupakan ikon waduk ini yang akan menyapa wisatawan saat pertama kali menginjakan kaki di wisata ini . Untuk rute jalan menuju Embung Banjaroya, Kalibawang ini lebih mudah daripada menuju waduk mini Kleco.

Jika berkunjung ke objek wisata ini ketika cuaca cerah  kita dapat melihat Gunung Merapi dan Merbabu lebih dekat dari waduk ini. Di sore hari Anda dapat menikmati sunset atau matahari terbenam dengan sempurna, walaupun matahari saat terbenam tertutup oleh bukit, tapi Anda tetap dapat menikmati senja berwarna orange ke jingga jinggaan sore hari. Obyek wisata ini cocok sebagai tempat berwisata bersama keluarga maupun berwisata dengan teman teman yang ingin menikmati keindahan alam.

Baca juga: Panorama Alam Eksotis Embung Nglanggeran Gunung Kidul

13741461_1620179634959773_85283873_nAda yang unik dan menarik di waduk mini ini, yaitu terdapat patung durian berukuran cukup besar yang letaknya di pintu masuk waduk. Patung ini digunakan sebagai icon bahwa daerah Kalibawang Kulon progo merupakan sentra penghasi durian menoreh terbaik di Yogyakarta. Jika saat musim durian tiba, di daerah ini sering diadakan festival durian  untuk menarik perhatian penikmat durian.

Embung Banjaroya Kalibawang adalah tempat penampungan air atau waduk berukuran tak sebesar pada umumnya, berukuran kecil di sekitaran lokasi pertanian yang bertujuan untuk menampung kelebihan air hujan dimusim penghujan dan berguna musim kemarau untuk berbagai keperluan baik di bidang pertanian, perkebunan maupun kepentingan masyarakat banyak.

Embuk Banjaroya Kulonprogo ini memiliki luas 60 x 80 meter dan hanya mampu menampung 8 – 10 ribu meter kubik air. Air dari embung banjar roya tersebut bisa mengairi hingga 30 hektar kebun durian  milik warga yang berada di sekitar waduk, dan dimanfaatkan ketika memasuki musim kemarau, selain itu debit air di musim kemarau bisa sampai 2.000 meter kubik  cukup untuk stabilisasi waduk dan mengairi kebun disekitarnya.

Baca juga: Wisata Tersembunyi Waduk Mini Kleco Kulon Progo

dsc00184Selain sebagai penyimpanan air, waduk ini d bangun juga difungsikan sebagai menjaga kekuatan tanah agar tidak terjadi longsor ketika memasuki musim penghujan. Melihat strukutur tanah di daerah sekitar rentan terhadap terjadinya longsor, embung ini memiliki fungsi juga sebagai penahan laju air ketika musim penghujan serta menjaga kekuatan tanah.

Selain memiliki kedua fungsi utama tersebut, pembangunan embung ini juga bertujuan menjadikan sebagai agrowisata buah durian serta juga untuk memperbanyak wisata di wilayah Kulon Progo. Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menjadi kawasan penunjang objek wisata yang sudah ada, yaitu Sedangsono dan Suroloyo .

Baca juga: Wisata Eksotis Embung Batara Sriten Gunung Kidul

Lokasi Embung Banjaroya

Jl. Kalibawang-Sendang Sono, Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55672, Untuk mempermudah bisa klik [ Maps Embung Banjaroya ]

Instagram

Wisata Bendungan Ancol Kalibawang Kulon Pogo

Wisata Bendungan Ancol Kalibawang Kulon Pogo
Rate this post

bendungan ancol kalibawang

Tak hanya Jakarta saja yang punya Ancol, ternyata Yogyakarta juga punya lho. Namun disini Ancol nya bukan tempat wisata yang memiliki banyak wahana air dan permainan seru, Ancol yang ada di Jogja ini adalah sebuah bendungan irigasi. Yaa, namanya adalah Bendungan Ancol.

Bendungan Ancol memiliki sejarah yang panjang sejak dari jaman penjajahan Belanda, dan hingga saat ini Bendungan Ancol masih berfungsi dengan baik. Karena semakin berkembangnya sektor pariwisata di Yogyakarta, akhirnya Bendungan Ancol lama kelamaan semakin dilirik oleh para pemburu wisata.

Fungsi utama dari bendungan ini adalah sebagai pengatur debit air yang mengalir untuk irigasi lahan-lahan pertanian yang ada di sekitar Jogja, Bendungan Ancol juga merupakan hulu dari jalur irigasi yang membentang membelah Kota Jogja yakni Selokan Mataram.

Dan karna sebenarnya Bendungan Ancol ini bukanlah obyek wisata, maka di lokasi ini tak tersedia fasilitas khusus bagi para wisatawan, kebanyakan para pengunjung hanya melihat dan menikmati pemandangan sekitar di Bendungan Ancol dengan berfoto di pinggir bendungan, atau buat kamu yang suka memancing bisa juga melampiaskan hobby memancingnya disini.

Baca juga: Wisata Alam Air Terjun Kedung Pedut Kulon Progo

hulu selokan mataram

Lokasi bendungan ini terletak di Dusun Pantog Wetan, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Tercatat bendungan ini telah dibangun sejak tahun 1942-1951 pada masa kedudukan Jepang di Indonesia.

Bendungan Ancol dibangun atas gagasan dari  Sri Sultan Hamengkubuwana ke sembilan (IX) yang ingin mengalihkan perhatian pemerintahan Jepang. Sri Sultan bersiasat hendak menyelamatkan warga Jogja dari kekejaman kerja paksa Jepang Romusha.

Panorama yang disuguhkan di lokasi Bendungan Ancol sangat menarik, disini kamu bisa melihat keindahan aliran sungai berbatu dan alam sekitar yang sejuk dibawah naungan pohon-pohon beringin. Pada sore hari bendungan ini banyak didatangi warga sekitar sebagai wisata alternatif murah meriah.

Masuk ke lokasi Bendungan Ancol tak di kenakan biaya alias gratis, bendungan ini selalu dibuka untuk umum, jadi siapapun boleh masuk. Beberapa warga sekitaran lokasi bendungan berprofesi sebagai petani buah, khususnya buah naga, jadi buat kamu yang kebetulan berkunjung kesini pada saat musim buah naga bisa membeli langsung kepada petaninya.

Lokasi Bendungan Ancol

[Google Maps]

Instagram

 

Panorama Alam Eksotis Embung Nglanggeran Gunung Kidul

Panorama Alam Eksotis Embung Nglanggeran Gunung Kidul
10 (100%) 1 vote

embung nglaggeran

http://www.njogja.co.id

Yogyakarta terkenal dengan Provinsi yang memiliki banyak sekali objek wisata. tempat-tempat wisata di Jogja tak pernah habis untuk di bahas. Bahkan jumlah tempat wisata akan selalu bertambah terus menerus. Salah satunya Embung Nglanggeran ini. Telaga unik dan eksotis di atas bukit. Penasaran??

Sebelum dibangun menjadi sebuah embung atau waduk dan diresmikan oleh Sultan HB X tanggal 19 Februari 2013 lalu sebagai objek wisata, Embung Nglanggeran merupakan sebuah bukit yang dulu dikenal dengan Gunung Gandu. Latar belakang di bangun sebuah embuk yakni karena masyarakat di sekitar gunung Gandu ini mengalami kesulitan untuk memperoleh air sehingga menimbulkan inisiatif untuk membuat sebuah penampungan air berkapasitas cukup besar.

Bukit gunung Gardu tersebut lalu dikeruk hingga menjadi sebuah waduk penadah hujan agar bisa mengairi kebun buah milik masyarakat sekitar yang memiliki luas sekitar 20 Ha. Embung ini selain untuk manampung air hujan, juga sebagai penampung air yang berasal dari sumber Sumurup yang letaknya di Gunung Api Purba Nglanggeran.

Baca Juga: Wisata Eksotis Embung Batara Sriten Gunung Kidul

11410425_1087407548020660_1432993349_n

Kontruski telaganya cukup indah dan memiliki nilai lebih untuk menarik pengunjung, di beberapa sisi embung dikelilingnya dipasang  instalasi air, yang tujuannya agar airnya bisa dialirkan menuju perkebunan ataupun persawahan miliki warga.

Untuk mencapai lokasi Embung Nglanggeran ini wisatawan terlebih dahulu untuk mendaki puluhan anak tangga yang berkelok-kelok. Begitu pengunjung tiba di puncak embung, mata akan dimanjakan oleh panorama indah dan disuguhi pemandangan telaga buatan yang eksotis. tak bosan bosanya untuk pandang ke sekitar, mata kitajuga akan dimanjakan oleh pemandangan gugusan batu raksasa yang membentuk Gunung Api Purba Nglanggeran.

Di sisi lainnya juga bisa memandang sebuah lembah yang hijau hingga batas horison yang sangat indah. Pengunjung yang mengunjungi Embung Nglanggeran dilarang untuk berenang atau memancing di embung. Di kawasan wisata ini terdapat sebuah gubuk kecil yang bisa digunakan pengunjung untuk beristirahat sambil menikmati semilirnya angin berhembus.

Baca juga: Wisata Tersembunyi Waduk Mini Kleco Kulon Progo

Waktu Terbaik Mengunjungi Embung Nglanggeran

Namun sangat kami di rekomendasikan ketika ingin berkunjung ke embung ini adalah waktu menjelang sore hari. Kenapa Sore? karena letaknya yang terletak di ketinggian, Anda bisa menikmati senja atau sunset di tepi embung tanpa terhalang oleh pepohonan atau perbukitan. disini merupakan tempat terbaik menikmati sunset di jogja.

Lokasi Embung Nglanggeran

Embung Nglanggeran terletak di desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. atau bisa mengunjung google maps dengan klik [Google Maps Embung Nglanggeran]

Instagram Embung Nglanggeran

Wisata Tersembunyi Waduk Mini Embung Kleco Kulon Progo

Wisata Tersembunyi Waduk Mini Embung Kleco Kulon Progo
5 (50%) 2 votes

Waduk mini kleco kulonprogo

Semakin meningkatnya wisatawan yang berkunjung ke Jogja membuat pamor Jogja sebagai kota wisata juga semakin terkenal di Indonesia, Maka sudah tak heran lagi jika di beberapa wilayah di Jogja bayak wisata-wisata baru, baik wisata alam ataupun wisata buatan, tujuan utamanya yakni membangun warga atau masyarakat sekitar untuk sadar akan potensi dan keuntungan menjadi pengelola wisata secara swasembada atau mandiri.

Salah satu wisata yang baru-baru ini sering terdengar dan menjadi buah bibir para pemburu wisata adalah Waduk Mini Kleco Kulon Progo, Yakni wisata buatan yang berada di Dusun Ngesong, Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Terletak di salah satu puncak bukit dari Perbukitan Menoreh, menyuguhkan lanskap Kota Kulon Progo yang hijau. Waduk Mini Kleco siap mengajak kamu menikmati keindahan Kulonprogo dari ketinggian.

waduk mini

Kapasitas volume air di Waduk Mini Kleco ini sekitar 8.500 meter kubik. Ukurannya sangat kecil jika dibanding dengan Waduk Sermo, namun alam yang bisa dinikmati dari waduk ini tetap menakjubkan dan tak kalah menarik dari Waduk Sermo.

Menemukan arah menuju Waduk Mini Kleco sangat bmudah. Jika kamu dari kota jogja atau dari arah sentolo, kamu pergi ke arah Jl. Nanggulan, di pertigaan janti terdapat puskesmas, lalu lanjutkan ke jalan arah Kiskendo atau arah Girimulyo, karena waduk mini kleco ada di Kecamatan Girimulyo, dari sini letak atau posisi waduk terbilang dekat, di persebrangan dan di pinggir jalan sudah terpasang putunjuk arah, kita tinggal mengikutinya saja.

Ikuti petunuk arah menuju Goa Kiskendo. Kemudian melewati SMA N1 Girimulyo, dari Kantor girimulyo atau dari arah SMA tadi kemudian lanjutkan perjalanan menuju arah dusun ngesong, ikuti jalur aspalnya saja, kemudain kamu akan menemukan sebuah tugu di tengah jalan bertuliskan dusun Wadas. Lalu dari tugu belok ke arah kanan menurun ke bawah.

Setelah beberapa saat kamu akan menemukan plang ucapan “selamat datang” di Dukuh Penggung, dari sini kira-kira berjalan 500 meter untuk sampai di Waduk Mini Kleco. Waduk ini hanya memiliki luas 20 hektare, dan dibuat sejak akhir tahun 2013 lalu.

waduk

Pengelolaan wisata Waduk Mini Kleco dipegang oleh karang taruna tiga dusun, Dusun Ngesong, Banjaran, dan Penggung. Mereka belum menarik biaya retribusi atau tiket masuk sehingga pengunjung cukup membayar parkir Rp2.000 untuk untuk menikmati keindahan panorama dan keindahan Waduk Mini Kleco sepuasnya.

Waduk ini masih bisa dikembangkan lebih jauh lagi karna memiliki potensi yang luarbiasa untuk menarik wisatawan lebih banyak lagi, saya rasa yang pertama kali harus diperbaiki adalh sarana dan fasilitasnya terlebih dahulu, kemudian fasilitas pendukung seperti pohon yang rimbun, gazeboo, warung, atau gardu pantau untuk menikmati panoraa lebih baik.

Rute atau Jalan

Kota Jogja ke barat – Jl. Kyai Mojo – perempatan Demak Ijo Ringroad Barat, lurus – Jl. Godean – Pasar Godean, lurus – perempatan Nanggulan, belok kiri – pertigaan Janti / Puskesmas, belok kanan arah Girimulyo – pertigaan pohon beringin, lurus – Pasar Sribit – pertigaan Terminal Sribit, belok kiri – kantor Polsek Girimulyo – Poskesdes Girimulyo, ambil tengah – Waduk Mini Kleco

Instagram

Wisata Eksotis Embung Batara Sriten Gunung Kidul

Wisata Eksotis Embung Batara Sriten Gunung Kidul
10 (100%) 1 vote

Embung Batara Sriten

Yogyakarta memang terkenal dengan banyak wisata, terutama wisata budayanya, namun kali ini kami akan mengulas wisata unik yang terletak di sebuah bukit, terkesan eksotis dan indah. Embung Batara Sriten namanya yang merupakan sebuah waduk kecil di puncak tertinggi Gunung kidul.

Embung Batara Sriten adalah salah satu tempat wisata yang baru di luncurkan dan dikembangkan, tentunya tidak mengecewakan pengunjung, karena memiliki pemandangan yang sangat indah dan sangat eksotis. Tempat wisata ini berlokasi di Padukuhan Sriten Desa Pilangrejo Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunungkidul yang diresmikan pada tanggal 17 Maret 2015 oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamenkubuwono X.

Kawasan Embung Sriten ini diproyeksikan akan dibangun perkebunan buah buahan seperti buah manggis dan kelengkeng, maka dari itu selain menjadi tempat wisata yang indah, Embung Batara Sriten ini merupakan sebagai tempat penampungan air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tentunya juga untuk perkebunan tersebut ketika musim kemarau tiba. Embung Sriten ini sengaja dibangun berbentuk elips tidak beraturan agar tampak keelokannya dan tentunya dapat memikat hati para pengunjung.

Embung Batara Sriten Nah, buat Anda yang pengen bawa keluarga terutama membawa ank kecil untuk berkunjung ke wisata Embung yang satu ini jangan perlu khawatir, karena Embung Sriten telah dilengkapi dengan pagar di sekeliling waduk dan juga telah di lengkapi dengan adanya pemberitahuan larangan bersandart di sekitar pagar tersebut dan tentunya ada jalan khusus buat pengunjung untuk menikmati bagaimana rasanya jalan-jalan disekitar Embung.

Untuk pengunjung yang lebih suka dengan pemandangan alamnya disekitar kawasan Embung Sriten ini terdapat pepohonan yang berada di sekitar jalur untuk menuju Puncak Mangir. Nah, dari pohon tersebutlah kita dapat menjumpai sebuah bangunan yang terbuat dari semen yang sengaja di bangun sebagai tempat peristirahatan para pengunjung.

Apabila kita naik ke atas lagi, disitulah kita akan sampai di Puncak Mangir. Puncak Mangir merupakan puncak tertinggi di kawasan ini, di puncak inilah kita dapat melihat pemandangan yang memuaskan seperti Gunungkidul, Waduk Gajah Mungkur, Rowo Jombor dan juga wilayah-wilayah lainnya seperti persawahan serta perbukitan.

Sunset Embung Batara Sriten

Sunset Embung Batara Sriten

Berbicara soal lokasi wisata Embung Sriten, tentunya kita penasaran bagaimana jalan menuju wisata tersebut dan pastinya juga pengen tau berapa tarif masuk ke wisata tersebut. Nah perjalanan untuk menuju Embung Batara Sriten ini kita bisa menggunakan sepeda motor. Bagi Anda yang sudah mengenali medan, Anda bisa menggunakan mobil dengan spesifikasi seperti 4WD dan tentunya kita harus mengecek kondisi kendaraan kita agar berfungsi secara optimal.

Adapun rute menuju Embung Batara Sriten adalah sebagai berikut:

Dari kota jogja kita jalan ke Jl. Wonosari lanjut ke Piyungan terus ke Bukit Patuk atau Bukit Bintang lalu nanti ketemu Pertigaan Sambipitu ke kiri menuju arah Nglipar. Sampai situ lanjut lagi ke Perkebunan Hutan Kayu Putih lalu Pertigaan sebelum Pasar Nglipar ke kiri. Jika letih sebaiknya istirahat sebentar. Setelah terasa segar lanjutkan perjalanan ke Jalan Nglipar-Ngawen terus ke Kedungpoh sampai sana ada Pertigaan timur Kantor Kepala Desa Pilangrejo tepatnya Jl. Nglipar-Ngawen Km. 6,4 ke kiri. Nah ikutin jalan aspal dan cor sambil lihat penunjuk arah yang ada disana ke Embung Batara Sriten dan Perbukitan Baturagung (Puncak Tertinggi Gunungkidul).

Setelah sampai tujuan, untuk saat ini kita tidak dikenakan retribusi. Hanya saja kita membayar parkir yang telah disediakan untuk menampung puluhan mobil dan ratusan sepeda motor dengan tarif 2000 rupiah untuk sepeda motor dan 5000 rupiah untuk mobil. Dan yang terakhir adalah masalah kampung tengah (perut), untuk pengunjung yang gak mau repot-repot bawa bekal pengunjung bisa jalan ke bawah ada perumahan warga disitulah terdapat warung-warung makanan.

Lokasi

Alamat Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Atau Bisa Buka Google Maps [Klik]

Foto di instagram

Telaga Biru Semin, Inilah Duplikat Danau Kelimutu Ala Gunung Kidul

Telaga Biru Semin, Inilah Duplikat Danau Kelimutu Ala Gunung Kidul
10 (100%) 1 vote

Telaga Biru semin

@finna_pratiwi

Destinasi wisata di Kabupaten Gunung Kidul ini memang tak ada habisnya dan selalu menarik perhatian traveler domestik maupun mancanegara, sebab kabupaten yang berada di sebelah timur Kota Yogyakarta itu selalu melahirkan tempat wisata baru, yaitu seperti wisata bagus dan eksotis bernama Telaga Biru.

Telaga Biru yang terletak di puncuk bukit Ngentak, Desa Candi Rejo, Kec. Semin, Kab. Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini mulai di serbu oleh para penjelajah keindahan alam dan pemburu kenikmatan untuk memanjakan mata.

Telaga Biru ini merupakan sebuah genangan air  yang mengisi kolam-kolam galian tambang batu kini berubah menjadi deretan embung yang indah.

Wisata telaga biru ini sebenarnya terjadi memang tak disengaja, dimana saat itu tempat ini merupakan pegunungan batu kapur. Oleh penduduk sekitar, batunya digunakan untuk membuat gamping, sehingga timbulah sebuah lobang atau bekas galian. Karena pencarian batu kapur ini sudah cukup, para penambang lalu membiarkan tempat ini terisi hujan. Lama kelamaan air hujan dapat memenuhi lobang bekas galian tersebut, sehingga jadilah seperti waduk dengan air berwarna hijau.

Pada musim libur atau saat weekend, puluhan, ratusan bahkan ribuan orang mulai memburu Telaga Biru yang berada di semin ini. Banyak yang mereka dapat lakukan di sini, seperti berfoto selfie,menikmati indahnya genangan air, hunting foto prawedding, atau sekedar penasaran dengan indahnya dan eksotismenya telaga biru semin ini karena tren di sosmed.

Selain dapat menikmati keindahan birunya bekas galian tambang ini. Wisatawan juga dapat menikmati pemadangan bukit, sawah, pepohonan dan lekuk-lekuk jalan yang indah. menurut Pemerintah desa dan kecamatan sedang membuat desain dan penataan ulang agar Telaga Biru menjadi objek wisata alternatif yang menarik di kecamatan semin ini.

Pemandangan yang sungguh sangat indah, dengan warna hijau kebiruan yang mampu membuat Anda berasa nyaman dan lega. Dengan alam yang masih sejuk, Dengan view yang indah, maka telaga biru semin ini layak untuk Anda kedepankan saat berwisata ke Gunung Kidul, mengingat wisata alam ini hanya terdapat di Jogja tepatnya semin Gunung kidul. membuat wisata telaga biru semin ini layak untuk Anda kunjungi.

Untuk biaya masuk ke tempat wisata ini Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang, siapkan uang secukupnya saja ,saat ini Anda mengeluarkan uang hanya Rp.2000 untuk parkir, mungkin kedepannya jika sudah terkelola dengan baik, pengelola akan mentarif wisata ini, tapi untuk saat ini gratis, Anda bisa menikmati indahnya Telaga Biru ini dengan sepuasnya. Kalian akan dimanjakan dengan tiga telaga yang airnya berbeda beda yang sekilas seperti Telaga memiliki tiga Warna.

Untuk melestarikan dan menjaga agar keasrian lingunganya tidak rusak, jika Anda berkunjung pastikan selalu jaga lingkungan dan jangan merusak atau membuang sampah sembarangan.

Lokasi Telaga Biru Semin:

Telaga Biru Semin terletak di puncuk bukit Ngentak, Desa Candi Rejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakartadari Kantor Kecamatan Semin berjarak kurang lebih sekita 7 km.

On Instagram

5 Spot Foto Bagus di Waduk Sermo Kulon Progo

5 Spot Foto Bagus di Waduk Sermo Kulon Progo
10 (100%) 2 votes

Indahnya-pemandangan-di-Waduk-Sermo

jogjapos

Fungsi waduk sermo kini tak lagi sebatas sebagai penampung air untuk irigasi lahan pertanian, lebih dari itu, karena tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap pariwisata Jogja meyebabkan pemerintah daerah ikut serta memberikan dukungan positif terhadap lokasi wisata yang berpotensi, salah satunya waduk sermo ini.

Waduk sermo terletak di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, kabupaten Kulon Progo, tercatat waduk ini memiliki luas 157 Ha dan dikelilingi oleh perbukitan serta hijaunya pepohonan membuat waduk ini sejuk walaupun saat siang hari.

Meskipun bukan termasuk kedalam wisata populer di Jogja, namun keindahan waduk ini memang tiada duanya, apalagi jika kita melihatnya dari atas perbukitan menoreh. Waduk sermo ramai dikunjungi pada saat siang menjelang sore hari, biasanya orang-orang atau masyarakat sekitar memanfaatkan waduk ini sebagai sarana rekreasi murah meriah atau lokasi pemancingan gratis.

Jika kamu ingin berkunjung ke waduk sermo, bisa ambil arah ke jalan wates menuju kota wates, setelah sampai dikota wates, ikuti petunjuk jalan menuju waduk sermo. Sesampainya di pinggiran waduk ini kamu akan melihat bangunan air PDAM dan perahu-perahu boat yang disewakan bagi para wisatawan.

waduk sermo

Waduk sermo memiliki sejarah yakni telah diresmikan secara langsung oleh mantan presiden Suharto pada 20 november tahun 1996, dibuat dengan cara membendung aliran sungai Ngrancah, memakan waktu pembangunannya sekitar dua tahun delapan bulan, karena letaknya yang diperbukitan, air yang ada di waduk ini terbilang sangat bersih dan menjadi sumber PDAM untuk wilayah Kulon progo dan sekitarnya.

Selain itu juga, waduk sermo sering di sebut-sebut sebagai waduk terbaik se Indonesia karena kualitas airnya yang bagus serta waduk yang memiliki sedimen atau endapan lumpur sangat minim.

Di sepanjang pinggiran waduk terdapat jalan yang sudah dibangun dan terdapat tempat-tepat singgah bagi para wisatawan, jadi jangan khawatir saat kelelahan kamu bisa langsug mampir di salah satu persinggahan yang telah tersedia.

Dan yang paling penting jika kamu yang punya hobby memancing jangan sampai lupa sempatkan bawa alat tempur kalian, di sini ikan yang paling banyak dikenal adalah ikan setan merah yang termasuk kedalam ikan jenis predator pemangsa ikan lain yang lebih kecil ukurannya.

Walaupun tak terlalu serius dan masih asing dengan lokasinya yang terpenting adalah bisa menyalurkan hasrat, soal dapat ikan atau tidak yang penting mancing hehehe…..,

Semoga informasi ini bermanfaat saat kalian yang sedang berwisata di Jogja.

Baca juga pesona pantai glagah kulon progo