Ziarah ke Makam Raja-Raja Imogiri Yogyakarta

Ziarah ke Makam Raja-Raja Imogiri Yogyakarta
10 (100%) 1 vote

gapura makam

Satu lagi wisata religi dan ziarah yang bisa kita kunjungi saat berada di Jogja yaitu makam raja-raja di Imogori. Makam Imogiri atau yang lebih dikenal dengan nama Pasarean Imogiri adalah kompleks pemakamam dari bekas raja-raja dari kesultanan Mataram.

Berlokasi di desa Ginirejo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pemakaman ini dianggap suci dan sangat sakral bagi orang-orang karena yang dimakamkan disini adalah raja-raja dan keluarga kerajaan Mataram. Hingga saat ini masih banyak para peziarah yang berdatangan dari beberapa daerah khusunya Yogyakarta dan Solo, Makam ini pertama kali dibangun pada tahun 1632 pada masa pemerintahan Sultan Agung Mataram III yakni (Prabu Hanyokrokusumo).

baca juga: Menikmati Wisata Hutan Pinus Mangunan, Imogiri, Yogyakarta

miniatur makam

Sejarah mengenai makam raja-raja di Imogiri bermula saat Sultan Agung hendak mencari lokasi yang tepat untuk dijadikan sebagai makam keluarga kerajaan, kemudian beliau melemparkan segenggam pasir yang di ambil dari tanah Arab, hingga akhirnya mendarat diatas perbukitan seribu di Imogiri Bantul. Kemudian makam ini mulai dibangun dan di arsiteki oleh Kyai Tumenggung Tjitrokoesoemo oleh perintah Sultan Agung. Setelah selang waktu 13 tahun lamanya Sultan Agung pun wafat dan kemudian dimakamkan disini, di makamkan di bagian paling atas kompleks makam.

Namun Setelah Kerajaan Mataram Islam terpecah menjadi dua yakni, Kasunanan di Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Makam ini juga menjadi pecah menjadi dua bagian, untuk raja-raja yang meninggal dari Kasultanan Surakarta akan di makamkan di sebelah Barat kompleks makam, dan untuk Kasultanan Yogyakarta, rajanya akan di makamkan di sebelah Timur.

Baca juga: Pesona Wisata dan Sejarah Goa Cerme

tangga makam

Wisata makam raja-raja di Imogiri memang tak seramai wisata yang menyuguhkan wahana seru atau wisata pantai, namun banyak pelajaran yang bisa kita ambil disini, seperti mengenal sejarah lebih dekat, berkunjung ke makam atau ziarah juga salah satu nilai positif bagi kebudayaan agama Islam.

Akses menuju lokasi makam ini mudah dilalui sepeda motor, mobil maupun bus. Jika sudah sampai di lokasi makam, maka akan langsung tercium aroma wewangian dupa dan sesajen yang ditaruh oleh abdi dalem Keraton yang bertugas menjaga makam. Makam-makam disini juga dijaga oleh seorang juru kunci yang bertanggung jawab menjaga dan membersihkan makam.

Biaya masuk ke lokasi makam tidak dipungut biaya alias gratis, kamu hanya akan diminta mengisi buku tamu dan memberi sumbangan ke kotak se ikhlasnya saja. Untuk soal fasilitas, di lokasi makam tak banyak terdapat fasilitas seperti yang kita jumpai di wisata lainnya, namun cukup memadai atau standar bagi para pengunjung, sperti tiolet, pemandu, tempet parkir, tempat duduk, warung tersedia disini.

Rute atau jalan

Dari Kota Jogja – menuju Terminal Giwangan – lurus terus ke arah selatan melewat jl. Imogiri Timur – sekitar 20 km ada pertigaan dan terdapat plang penunjuk arah ke makam raja-raja – ikuti penunjuk arah tadi – jalan terus sekitar 1 km ada lahan parkir di dekat lokasi makam – makam raja-raja Imogiri

Instagram

 

Tinggalkan Balasan